Sleman Ingatkan Risiko Zoonosis di Balik Kedekatan Manusia dan Anabul
Sleman mengingatkan risiko zoonosis dari anabul dan mendorong vaksinasi rabies berkala meski DIY berstatus bebas rabies.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang guru berstatus Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) di Kabupaten Sleman menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kulonprogo, Jumat (11/4/2025). Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman mengaku akan membuka donasi bagi korban.
Plt Kepala Disdik Sleman, Mustadi mengatakan korban kecelakaan tersebut bernama Danar yang merupakan guru tidak tetap (GTT). Namun, korban telah lolos dalam seleksi CPPPK dan segera dilantik menjadi PPPK pada 2025.
BACA JUGA: Pemkab Salurkan Bantuan bagi Mereka yang Rawan dan Renta
Adapun istri Danar yang diboncengkan juga meninggal. Istri Danar adalah seorang guru di SMPIT Salman Al Farisi, Kalurahan Sardonoharjo.
“Rencananya besok Senin, Umpeg [Bagian Umum dan Kepegawaian Disdik Sleman] akan memberi santunan dan akan mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja dari BPJS Ketenagakerjaan korban,” kata Mustadi dihubungi, Jumat (11/4/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman mengingatkan risiko zoonosis dari anabul dan mendorong vaksinasi rabies berkala meski DIY berstatus bebas rabies.
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.