Puluhan Siswa SD di Kulonprogo Melihat Aktivitas di Bandara YIA
Sebanyak 80 siswa SD di sekitar Bandara YIA diajak mengenal dunia penerbangan dan aktivitas kebandarudaraan melalui program TJSL.
Ubur-Ubur - Ilustrasi/StockCake
Harianjoga.com, KULONPROGO - Ubur-ubur mulai muncul dari sejumlah pantai wilayah Kabupaten Kulonprogo. Dari temuan petugas Satlinmas Rescue Wilayah V Kulonprogo mulai muncul pada Selasa (15/7/2025) lalu di Pantai Congot. Lantas pada Rabu (16/7/2025) di Pantai Glagah juga sudah muncul ubur-ubur. Patroli sudah dilakukan sehingga ditemukan kemunculan ubur-ubur.
Koordinator Satlinmas Rescue Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko mengatakan, ubur-ubur yang menepi ke bibir pantai karena faktor angin. Sebagai antisipasi sejumlah pantai yang ramai pengunjung ditingkatkan kewaspadaannya. "Kami tingkatkan pengawasa terhadap pengunjung yang berenang dan beri himbauan agar wisatawan minim tersengat ubur-ubur," katanya, Kamis (17/7/2025).
Kemunculannya sudah lumayan masif sejak Selasa. Namun, Kamis (17/7/2025) jumlahnya sedikit karena anginnya tidak kencang. Hanya terdapat temuan hitungan jari saja ubur-ubur dan itu pun ukurannya kecil-kecil.
"Alhamdulilah sampai sekarang masih aman belum ada wisatawan yang tersengat," imbuhnya. Namun, tetap harus menjadi perhatian serius para pengunjung yang berenang. Aris mengaku, patroli digiatkan anggotanya terutama di pantai yang ramai pengunjung seperti Glagah.
Himbauan dan arahan akan menjadi antisipasi utama terhadap para pengunjung. "Kami selalu mengingatkan wisatawan agar tidak memegang atau memainkan benda seperti jeli yang ternyata itu ubur-ubur," tuturnya. Aris menjelaskan, ubur-ubur yang sejauh ini ditemukan di pantai-pantai Kulonprogo ialah ubur-ubur api atau portugis. Nama lainnya ubur-ubur tersebut ialah physilia physalis.
"Sengatannya cukup berbahaya terutama pada anak kecil," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 80 siswa SD di sekitar Bandara YIA diajak mengenal dunia penerbangan dan aktivitas kebandarudaraan melalui program TJSL.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.
Sleman memberangkatkan 325 KK transmigran selama 2010-2024. Pemberangkatan terbanyak terjadi pada 2012 setelah erupsi Gunung Merapi.
PSIM Jogja menyisakan anggaran pemain untuk putaran kedua Super League 2026/2027 agar tetap memiliki ruang merekrut pemain baru.