Dua SPPG di Kulonprogo Masih Disetop, Perizinan Jadi Sorotan
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab mendorong tertib perizinan dan penguatan SOP program MBG.
Paspor Indonesia - ist/Dirjen Imigrasi
Harianjogja.com, KULONPROGO - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kulonprogo sudah memulai fasilitasi bagi jemaah haji keberangkatan 2026 membuat paspor. Layanannya dilakukan secara kolektif bagi para jemaah sejak Selasa (19/8/2025) hingga Senin (25/8/2025).
Dalam Sehari setidaknya ada 40 jemaah yang disediakan kuotanya untuk dilayani pembuatan paspor di Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Kulonprogo yang terletak di Kapanewon Wates.
Kepala Kantor Kemenag Kulonprogo, Wahib Jamil mengatakan jemaah yang dibuatkan paspor secara kolektif sebelumnya sudah mengumpulkan berkas persyaratan terlebih dahulu. Menurutnya, pembuatan paspor menjadi langkah awal persiapan untuk keberangkatan di 2026 nanti.
"Setiap harinya selama sepekan ada 40 jemaah yang dilayani berkas syaratnya sudah dikumpulkan sehingga Sekarang proses pembuatan paspor," katanya, Jumat (22/8/2025).
BACA JUGA: Sopir Mengantuk, Mobil Masuk Parit
Wahib menjelaskan pelayanan pembuatan paspor kolektif ini tentunya bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Jogja sebagai induk UKK Imigrasi Kulonprogo. Menurutnya, disediakan layanan kolektif lantaran memang mayoritas calon jemaah haji Kulonprogo yang diestimasikan berangkat 2026 tergolong kelompok rentan. Seperti misalnya lansia yang butuh pelayanan yang prima dan maksimal.
"Kami berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi calon jemaah haji," imbuhnya. Jemaah yang ingin membuat paspor secara mandiri juga bisa dilakukan tidak harus kolektif. Wahib menuturkan jemaah haji Kulonprogo estimasi keberangkatan 2026 ada sebanyak 241 yang masuk dalam kategori reguler sesuai urut nomor porsinya. Dari jumlah tersebut 67 di antaranya sudah ada yang memiliki paspor.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kulonprogo, Mulyono menambahkan memberikan pendampingan langsung selama proses pembuatan paspor kolektif dilangsungkan. Pendampingan diberikan agar jemaah yang kebingungan bisa terbantu sehingga mendapat pelayanan yang maksimal. "Kehadiran dan pendampingan petugas dari Kantor Kemenag Kulon Progo bertujuan memastikan bahwa seluruh proses administrasi berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku," ujarnya.
Mulyono menegaskan, dokumen seperti paspor dan visa merupakan syarat mutlak bagi jemaah haji yang hendak berangkat. Pendampingan dilakukan agar memastikan proses pembuatan paspor tidak mengalami kendala yang menghambat.
Selain itu, pendampingan dari Petugas juga memberikan pengarahan kepada calon jemaah terkait pentingnya menjaga dokumen perjalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab mendorong tertib perizinan dan penguatan SOP program MBG.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.