Meresahkan, 2 Mesin Diesel Milik Petani Dicuri di Persawahan Giripeni
Dua mesin diesel milik petani di Bulak Dobangsan, Wates, Kulonprogo dicuri. Korban merugi Rp3,5 juta, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Bendera Partai Golkar - ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Wisnu Prastya resmi memimpin DPD Partai Golkar Kulonprogo 2025–2030 dengan target menaikkan perolehan kursi DPRD menjadi tujuh pada Pileg 2029.
Dalam Musyawarah Daerah yang digelar secara aklamasi, Wisnu Prastya resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kulonprogo, menggantikan Suharto yang telah memimpin selama dua periode.
Di bawah kepemimpinan baru ini, Wisnu Prastya memikul target ambisius untuk meningkatkan jumlah kursi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulonprogo pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 mendatang.
Target peningkatan kursi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar DIY, Singgih Januratmoko. Singgih berharap kepemimpinan yang baru dapat menambah perolehan kursi Partai Golkar di DPRD Kulonprogo dari yang semula lima kursi menjadi tujuh kursi.
“Minimal harus tambah kursi. Target partai menambah kursi. Tidak perlu muluk-muluk, dari lima kursi harapannya bertambah menjadi tujuh kursi,” kata Singgih kepada wartawan, Minggu (23/11/2025).
Singgih menyoroti bahwa jumlah lima kursi yang dimiliki Partai Golkar di DPRD Kulonprogo tidak pernah bertambah sejak Pileg 2004 hingga Pileg terakhir 2024. Artinya, selama 20 tahun, jumlah kursi Partai Beringin ini stagnan. Oleh karena itu, berbagai upaya perlu dilakukan untuk menambah perolehan kursi.
Salah satu instruksi Singgih kepada kepengurusan baru adalah agar lebih mendekat kepada masyarakat. “DPRD dari Golkar yang berjumlah lima orang sekarang harus membuka ruang diskusi dengan rakyat, menerima masukan, dan memperjuangkannya kepada pemerintah daerah,” tegasnya.
Menanggapi target yang diberikan, Ketua DPD Partai Golkar Kulonprogo Terpilih, Wisnu Prastya, menyatakan langkah awal yang akan ditempuh adalah memperkuat soliditas dan sinergitas internal partai. Setelah itu, fokus akan diarahkan untuk mencari calon legislatif (caleg) yang potensial guna menghadapi Pileg yang akan datang. Ia juga menekankan pentingnya Fraksi Partai Golkar di DPRD Kulonprogo bekerja sesuai koridor untuk kemajuan masyarakat Bumi Binangun.
“Saya sangat optimistis target tujuh kursi bisa tercapai, dengan potensi lima kursi DPRD Kulonprogo yang sudah kita miliki sekarang,” ucap Wisnu saat dikonfirmasi.
Menurut Wisnu, caleg potensial akan dimaksimalkan di daerah pemilihan (dapil) yang memiliki potensi kursi banyak, termasuk para caleg incumbent untuk memperkuat posisi partai.
Wisnu menambahkan, ia akan segera melakukan konsolidasi dalam waktu dekat setelah kepengurusan terbentuk. Konsolidasi ini bertujuan untuk mencari kader-kader Partai Golkar yang berpotensi maju sebagai caleg.
“Konsolidasi segera dilakukan untuk mencari caleg dari kalangan muda yang mempunyai semangat tinggi. Sekarang kita sudah membuka pencarian caleg sejak kepengurusan ini dibentuk,” jelasnya.
Wisnu menilai target tujuh kursi sangat logis bagi Partai Golkar karena partai ini sudah lama dikenal masyarakat. Ia berkomitmen untuk mencari caleg yang kompetitif dan tentunya dapat diterima oleh masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua mesin diesel milik petani di Bulak Dobangsan, Wates, Kulonprogo dicuri. Korban merugi Rp3,5 juta, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap untuk rute YIA–Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya, beserta tarif serta cara beli tiket.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.