Permintaan Pakan Ikan Tinggi, Depo Pengok Jogja Kekurangan Sampah Organik
Kelompok Pemilah Depo Pengok, Jogja, belum mampu memenuhi permintaan sampah organik untuk pakan ikan hingga 70 ember per minggu.
Foto ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis, burger dan buah. Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mendata komoditas pertanian agar pasokan bahan pangan untuk program Menu Bergizi Gratis (MBG) berjalan lancar dan terpantau kualitasnya.
Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman, Eko Sugianto Ngadirin, menyatakan bahwa pendataan ini juga menjadi bagian penting dari upaya pengawasan kualitas komoditas pertanian di Sleman. Pendataan seperti ini dinilai penting untuk memudahkan pelacakan sumber bahan baku apabila suatu saat terjadi kasus keracunan pangan (kerpang). Hal ini terkait dengan klaim Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menyebutkan bahwa kasus keracunan pangan pada menu program MBG di Sleman disebabkan oleh kandungan nitrit dalam menu.
Eko menjelaskan bahwa program MBG secara tidak langsung dapat menjadi pasar yang berkelanjutan dengan kualitas serta harga bahan baku yang pasti bagi petani. Kondisi ini dapat terwujud jika petani bersedia bekerja sama dalam penyediaan bahan produksi ke MBG melalui pengaturan pola tanam. Eko juga menambahkan, penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang baik dalam proses budi daya, pascapanen, dan penyimpanan akan menghasilkan produk berkualitas. Upaya ini sekaligus dapat meminimalkan potensi risiko kandungan racun selama proses pengolahan bahan baku.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DP3 Sleman, Rofiq Andriyanto, mengatakan pihaknya baru melakukan pengujian laboratorium kandungan nitrat dan nitrit pada sayuran pada Senin (24/11/2025) melalui Bidang Ketahanan Pangan. "Kalau di awal [ketika ada klaim kandungan nitrit] saya memang belum bisa menanggapi, karena belum ada uji," kata Rofiq. Sebelumnya, pada Agustus lalu, DP3 juga telah melakukan uji kandungan bahan kimia pada komoditas pertanian, namun fokus utamanya adalah pada residu pestisida. Uji kandungan tersebut dilakukan sebelum adanya klaim mengenai kandungan nitrit oleh Kepala BGN.
Sementara itu, salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah menjalin kerja sama dengan petani adalah SPPG Margomulyo. Kepala SPPG Margomulyo, Joni Prasetyo, menjelaskan bahwa kolaborasi yang mereka lakukan bersama petani, BUMKalma, dan pedagang lokal di wilayah Seyegan bertujuan untuk memastikan pasokan bahan yang segar untuk menu MBG sehingga makanan yang disajikan menjadi lebih segar (fresh). Meskipun demikian, mengenai jumlah serapan bahan baku dari petani, Joni belum dapat menyampaikan datanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelompok Pemilah Depo Pengok, Jogja, belum mampu memenuhi permintaan sampah organik untuk pakan ikan hingga 70 ember per minggu.
Kemenhub memeriksa kelaikan 2.140 kapal untuk angkutan laut Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 guna memastikan keselamatan pelayaran.
BMKG mencatat curah hujan ekstrem mencapai 349 mm di Cilacap. Hujan lebat memicu banjir dan longsor di Cilacap-Banyumas.
Forbes mencatat 10 orang terkaya dunia dari bisnis minyak dan gas per 23 Oktober 2026. Lyndal Stephens Greth memimpin dengan US$29,9 miliar.
Esti Wijayati dan Nuryadi menekankan penguatan ideologi Pancasila serta komitmen kader PDIP DIY untuk memahami persoalan rakyat.
Bus PO Tunggal Dara terbakar di Tol Semarang-Solo KM 439+800. Sebanyak 15 penumpang dan tiga kru berhasil menyelamatkan diri.