BPD DIY Salurkan CSR di Kulonprogo, 15 Rumah Tak Layak Huni Diperbaiki
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Tugu tulisan Kulonprogo the Jewel of Java - ilustrasi/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah desa wisata di kawasan perbukitan Menoreh mengalami penurunan kunjungan selama libur Natal dan Tahun Baru 2025, dipicu isu longsor dan cuaca ekstrem.
Para pengelola menilai, selain faktor cuaca, maraknya pemberitaan mengenai kerawanan longsor di media massa menjadi penyebab utama wisatawan enggan berkunjung.
Pengelola Desa Wisata Tinalah, Samigaluh, Bambang Dwi, mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan tahun ini sangat lesu. Hingga akhir Desember, total kunjungan ke Tinalah sepanjang 2025 baru menyentuh angka 8.000 orang.
"Padahal biasanya kalau sudah akhir tahun begini, wisatawan yang berkunjung ke Tinalah bisa mencapai 9.000 orang lebih," kata Bambang kepada Harian Jogja, Minggu (28/12/2025).
Bambang menyebutkan, informasi mengenai Kulonprogo rawan longsor yang menyebut nama spesifik desa wisata mereka membuat calon tamu ragu. "Tamu yang mau berkegiatan di sini jadi berpikir dua kali. Padahal, kami selalu memastikan lokasi kegiatan dan rumah warga untuk live in berada di zona yang aman dari risiko longsor," jelasnya.
Kondisi serupa dialami oleh Deswita Widosari. Ketua Deswita Widosari, Heri Susanto, mencatat penurunan yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Menurut Heri kalau cuaca bagus sih ada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. "Tahun lalu, dari 22 Desember sampai 27 Desember 2024 kunjungan wisatawan ke Widosari sampai 686 orang. Sedangkan di 2025 ini dari 22 Desember hingga 27 Desember hanya 421 wisatawan yang berkunjung," ungkapnya.
Berbeda dengan wilayah perbukitan, destinasi wisata pantai di Kulonprogo justru menunjukkan tren positif. Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Glagah, Aris Widiatmoko, menyampaikan bahwa puncak kunjungan terjadi pada 25 Desember 2025.
"Pantai Glagah tetap menjadi destinasi utama (top destination), disusul Pantai Congot dan Mlarangan Asri," ujar Aris.
Meski sempat menurun pada Jumat (26/12/2025) karena hujan, jumlah wisatawan kembali merangkak naik pada akhir pekan dan diprediksi akan terus meningkat menjelang malam pergantian tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia ke lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan informasi tarif DAMRI dari YIA.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.