Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Petugas DPUPKP Sleman sedang melakukan penambalan jalan rusak di Dusun Tangisan, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Sleman, Senin (12/1/2026)/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mengambil langkah cepat dengan melakukan penambalan jalan rusak di Dusun Tangisan, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel. Meski ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY. Langkah ini diambil demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman serta PT Adhi Karya meninjau langsung proses perbaikan pada Senin (12/1/2026). Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mempercepat penanganan kerusakan di lapangan.
Harda Kiswaya menegaskan bahwa Pemkab Sleman tetap merasa bertanggung jawab karena jalan tersebut berada di wilayah administratif Sleman, meskipun secara regulasi merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY.
“Jalan ini memang kewenangannya Provinsi, tapi berada di wilayah Sleman. Karena itu, kami tidak tinggal diam dan tetap membantu melakukan perbaikan, tentu setelah berkoordinasi dengan Pemda DIY,” kata Harda, Senin (12/1/2026).
Penanganan dilakukan dengan metode tambal sulam pada titik-titik jalan berlubang sebagai solusi darurat. Langkah ini diprioritaskan untuk mengurangi risiko kecelakaan, terutama di tengah kondisi cuaca hujan yang kerap memperparah kerusakan jalan.
Lurah Banyurejo, Saparjo, mengungkapkan bahwa kondisi jalan rusak tersebut sudah lama dikeluhkan warga. Kerusakan diperparah oleh tingginya intensitas hujan serta aktivitas kendaraan bertonase besar yang berkaitan dengan proyek pembangunan Tol Jogja–Bawen.
Ia mengapresiasi kebijakan Pemkab Sleman yang memilih turun langsung memperbaiki jalan tanpa terjebak pada persoalan kewenangan sektoral.
“Yang terpenting bagi kami adalah keselamatan warga. Kami berterima kasih karena Pemkab Sleman mau membantu, meski ini sebenarnya jalan provinsi,” ujar Saparjo.
Saparjo berharap Pemda DIY bersama PT Adhi Karya, selaku kontraktor proyek strategis nasional, dapat segera melakukan perbaikan permanen dan menyeluruh pada ruas jalan Tempel–Klangon. Hal ini penting agar infrastruktur tersebut tidak terus-menerus menimbulkan risiko bagi para pengguna jalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.