Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman Dilanjutkan, 11 Lahan Dibebaskan
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Petugas DPUPKP Sleman sedang melakukan penambalan jalan rusak di Dusun Tangisan, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Sleman, Senin (12/1/2026)/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mengambil langkah cepat dengan melakukan penambalan jalan rusak di Dusun Tangisan, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel. Meski ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY. Langkah ini diambil demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman serta PT Adhi Karya meninjau langsung proses perbaikan pada Senin (12/1/2026). Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mempercepat penanganan kerusakan di lapangan.
Harda Kiswaya menegaskan bahwa Pemkab Sleman tetap merasa bertanggung jawab karena jalan tersebut berada di wilayah administratif Sleman, meskipun secara regulasi merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY.
“Jalan ini memang kewenangannya Provinsi, tapi berada di wilayah Sleman. Karena itu, kami tidak tinggal diam dan tetap membantu melakukan perbaikan, tentu setelah berkoordinasi dengan Pemda DIY,” kata Harda, Senin (12/1/2026).
Penanganan dilakukan dengan metode tambal sulam pada titik-titik jalan berlubang sebagai solusi darurat. Langkah ini diprioritaskan untuk mengurangi risiko kecelakaan, terutama di tengah kondisi cuaca hujan yang kerap memperparah kerusakan jalan.
Lurah Banyurejo, Saparjo, mengungkapkan bahwa kondisi jalan rusak tersebut sudah lama dikeluhkan warga. Kerusakan diperparah oleh tingginya intensitas hujan serta aktivitas kendaraan bertonase besar yang berkaitan dengan proyek pembangunan Tol Jogja–Bawen.
Ia mengapresiasi kebijakan Pemkab Sleman yang memilih turun langsung memperbaiki jalan tanpa terjebak pada persoalan kewenangan sektoral.
“Yang terpenting bagi kami adalah keselamatan warga. Kami berterima kasih karena Pemkab Sleman mau membantu, meski ini sebenarnya jalan provinsi,” ujar Saparjo.
Saparjo berharap Pemda DIY bersama PT Adhi Karya, selaku kontraktor proyek strategis nasional, dapat segera melakukan perbaikan permanen dan menyeluruh pada ruas jalan Tempel–Klangon. Hal ini penting agar infrastruktur tersebut tidak terus-menerus menimbulkan risiko bagi para pengguna jalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.