Angka Pernikahan di Kulonprogo Terus Menurun, Kemenag Ungkap Pemicunya
Angka pernikahan di Kulonprogo terus menurun. Kemenag menyebut kesiapan dan penurunan jumlah penduduk menjadi sejumlah faktornya.
Foto ilustrasi pencurian sepeda motor. - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kelalaian meninggalkan kunci sepeda motor masih tertancap kembali memicu aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kulonprogo. Sebuah sepeda motor Honda Vario dilaporkan hilang digondol pelaku saat diparkir di depan rumah makan di kawasan Wates.
Peristiwa tersebut terjadi di depan rumah makan yang berada di Padukuhan Bendungan Kidul, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates. Motor yang dicuri diketahui bernomor polisi AB 2573 WL.
Kepala Seksi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, menjelaskan pencurian berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Saat kejadian, korban berinisial ZAA, 23, warga Wates, Kulonprogo, sedang masuk ke rumah makan untuk bersantap.
“Sepeda motor diparkir di depan ruko dalam kondisi kunci masih tertancap, kemudian korban masuk ke rumah makan untuk makan,” ujar Sarjoko kepada wartawan, Minggu (8/2/2026).
Aksi pencurian berlangsung cepat dan tidak disadari korban. Ketika selesai makan dan keluar dari rumah makan, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di lokasi parkir.
“Selesai makan korban keluar, ternyata sepeda motor sudah tidak ada. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian yang jika dinominalkan sekitar Rp10 juta,” lanjutnya.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kulonprogo. Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian.
Sarjoko menyampaikan, rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian telah diamankan dan akan dijadikan bahan pendalaman untuk mengidentifikasi terduga pelaku.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan, khususnya dengan memastikan kunci dicabut dan menggunakan kunci pengaman tambahan.
“Pencurian ini terjadi karena adanya peluang. Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mengunci ganda kendaraan agar tidak memberi kesempatan kepada pelaku kejahatan,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Angka pernikahan di Kulonprogo terus menurun. Kemenag menyebut kesiapan dan penurunan jumlah penduduk menjadi sejumlah faktornya.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.