OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
WATES-Kurangnya konsep pembinaan olahraga di Kulonprogo membuat banyak atlet berbakat di daerah tersebut dibajak daerah lainnya.
Kabid Pendidikan Nonformal Informal Kesenian dan Olahraga Dinas Pendidikan Kulonprogo, Eko Teguh Santosa mengatakan, kurangnya anggaran membuat pencetakan atlet berbakat di daerahnya menjadi kendala.
Akibatnya, banyak atlet memilih hijrah untuk membela daerah lain lantaran telah di daerah tersebut disiapkan anggaran khusus untuk pembinaan olahraga.
"Salah satu bukti nyata beberapa tahun lalu. Ada atlet atletik yang berprestasi tapi sekarang sudah membela Sleman," kata Eko.
Melihat permasalahan itu, Ia melanjutkan, pihaknya tak bisa berbuat apa-apa untuk menanggulangi hal itu.
Sementara salah satu tokoh olahraga Kulonprogo Ferry Kuahaty menolak anggapan jika permasalahan pembinaan olahraga di kabupaten itu terletak pada minimnya anggaran. Pelatih Tinju ini menilai kurangnya konsep pembinaan membuat pembinaan olahraga di Bumi Menoreh, terhambat.
"Kalau hanya bilang anggaran kecil, menurut saya tidak mendidik karena melemahkan spirit. Seharusnya pembina olahraga dalam hal ini KONI serta SKPD terkait berkreasi menggandeng masyarakat, perusahaan daerah dan swasta untuk membiayai," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.