Gebyar Dusun, Hidupkan Geliat Ekonomi Warga Gunungkidul

08 September 2013 22:01 WIB Kusnul Isti Qomah Gunungkidul Share :

[caption id="attachment_445553" align="alignleft" width="500"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=445553" rel="attachment wp-att-445553">http://images.harianjogja.com/2013/09/gebyar-dusun1.jpg" alt="" width="500" height="394" /> Gebyar Dusun II di Dusun Gading I, Desa Gading, Kecamatan Playen, Minggu (8/9/2013). (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)[/caption]

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gebyar Dusun II di Dusun Gading I, Desa Gading, Kecamatan Playen, Gunungkidul disambut baik warga lantaran bisa memicu pertumbuhan ekonomi rumah tangga.

Salah satu warga RT08, Ngatini, mengaku senang dengan acara yang digelar setiap dua tahunan itu. Dalam dua hari ia mampu meraup hasil jualan Rp375.000.

“Saya menjual nasi pecel, ayung-ayung, buntil, apem jagung, rengginang serta tempe dan tahu bacem. Semua dibikin sendiri. Lumayan bisa menambah penghasilan,” papar dia, Minggu (8/9/2013).

Selain dirasakan warga, keuntungan juga dirasakan organisasi Aisyiah Dusun Gading I, yang turut mendapatkan hasil yang besar. Mereka berjualan pakaian bekas layak pakai. Harga yang dipasang pun murah, paling mahal Rp5.000.

“Kami sudah dapat Rp423.000 dua hari ini. Uangnya akan masuk kas Aisyiah dan akan kami pergunakan untuk kegiatan organisasi,” papar anggota Aisyiah, Watrini.

Ketua Pemberdaya Kesejahteraan Keluarga Dusun Gading I, Rubiyati, menuturkan melalui kegiatan tersebut, nilai ekonomi masyarakat pun bertambah. “Melalui Gebyar Dusun kami juga meminta remaja untuk terlibat. Kami ingin menumbuhkan jiwa wirausaha dalam diri mereka,” urainya.

Kegiatan yang digelar selama dua hari pelaksanaan (7-8/9), yakni lomba senam lanjut usia, lomba gejuk lesung, lomba toklik, kirab budaya dan jatilan. Selain menggelar berbagai lomba, panitia juga menyediakan stan untuk berjualan warga.