Mebel dan Kerajinan Indonesia Akan Masuk Mal Tiongkok

Ilustrasi mebel Indonesia (JIBI/Harian Jogja - Desi Suryanto)
17 September 2013 14:01 WIB Holy Kartika Nurwigati Jogja Share :

[caption id="attachment_448349" align="alignleft" width="450"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=448349" rel="attachment wp-att-448349">http://images.harianjogja.com/2013/09/mebel-desi-suryanto.jpg" alt="" width="450" height="300" /> Ilustrasi mebel Indonesia (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA – Produk kerajinan dan mebel asal Tanah Air dikenal unik dan merupakan produk ramah lingkungan. Hal ini memberikan daya tarik bagi produk Indonesia di mata para pembeli internasional, khususnya China.

Asosiasi Mebel Kota Chongqing, Zhang Yongzuan berharap produk-produk kerajinan dan mebel asal Indonesia dapat dipasarkan ke China. Rencananya Zhang akan membuka sebuah mal mebel terbesar di Negeri Tirai Bambu ini.

“Kami berharap produk kerajinan dan mebel Indonesia dapat turut mengisi mal ini. Karena dari pengalaman kami, kebanyakan produk Indonesia paling banyak dicari dan dibeli,” ujar Zhang usai penandatanganan MoU dengan Asosiasi Pengusaha Mebel dan Kerajinan Indonesia (Asmindo), Sabtu (14/9/2013) di Hotel Bifa, Jogja.

Menurut Zhang, produk kerajinan Indonesia tidak kalah dengan produk-produk asal Eropa. Produk kerajinan Indonesia yang menampilkan desain dan sentuhan etnik menjadi daya tarik tersendiri. Ciri khas yang unik tersebut membuat konsumen mebel dan furnitur asal Tiongkok menyukai produk kerajinan asal Indonesia.

“Apalagi produk kerajinan Indonesia juga sangat ramah lingkungan. Selain itu juga produk-produk kerajinan yang terbuat dari solid wood juga sangat diminati, karena di negara kami kayu ini tidak ada. Harganya juga realtif murah dibanding produk dari negara lainnya,” jelas Zhang.

Rencananya Zhang akan segera membuka mal meber terbesar yang diberi nama Kaien International Furniture Mall. Selain bekerjasama dengan Asmindo untuk memasukkan produk kerajinan Indonesia ke mall seluas 800 meter persegi ini. Pihaknya juga akan menggandeng berbagai produk mebel dari negara-negara ASEAN lainnya.