DAMPAK LETUSAN KELUD : Pemkab Kulonprogo Perpanjang Libur Sekolah

BERSIHKAN SEKOLAHSejumlah pelajar SMP membersihkan pasir dan abu vulkanik erupsi Gunung Kelud di lingkungan sekolah di Kota Madiun, Jatim, Sabtu (15/2). Sejumlah sekolah di Madiun belum melakukan kegiatan belajar-mengajar pada hari pertama setelah libur akibat erupsi Gunung Kelud, dan memanfaatkan waktu untuk kerja bakti memberisihkan lingkungan sekolah. ANTARA FOTO - Siswowidodo
17 Februari 2014 10:45 WIB Redaksi Solopos Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta memperpanjang libur siswa Paud, Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar hingga Selasa, 18 Februari 2014.

Kepala Dinas Pendidikan Kulonprogo Sumarsana, Minggu (16/2/2014), mengatakan pihaknya telah menyebarkan informasi ke sekolah-sekolah melalui pesan singkat (SMS) secara berjenjang.

"PAUD, TK, SD belajar di rumah sampai hari Selasa, sedangkan tingkat SMP dan SMA/SMK masuk untuk kerjabakti melakukan pembersihan," kata Sumarsono usai melakukan rapat koordinasi tanggap darurat jajaran Pemkab Kulonprogo.

Meski siswa libur sekolah, kata Sumarsono, guru dan kepala sekolah TK serta SD tetap masuk untuk kerja bakti membersihan abu vulkanik di sekolah-sekolah.

"Sesuai arahan Gubernur disemprot dulu atapnya, sehingga sekolah yang punya diesel kami arahkan agar menyemprot dulu atapnya," tutur dia.