Advertisement
WISATA LEBARAN 2014 : Besok, 50.000 Pengunjung Padati Pantai Parangtritis
Advertisement
[caption id="attachment_523077" align="alignleft" width="370"]http://images.harianjogja.com/2014/07/pantai-parangtritis.jpg">http://images.harianjogja.com/2014/07/pantai-parangtritis-370x246.jpg" width="370" height="246" /> Pantai Parangtritis.dok[/caption]
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL-Pengelola Pantai Parangtritis, Bantul memperkirakan 50.000 wisatawan bakal memadati tempat wisata itu, besok [Jumat (1/8)].
Adapun jumlah pengunjung di Pantai Parangtritis dari H+2 Lebaran hingga siang ini tercatat sebanyak 64.000 wisatawan.
Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Parangtritis Heri Maryanto mengatakan sejumlah persiapan telah dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, di antaranya adalah penyiapan TPR tambahan di wilayah Trembis atau di selatan TPR induk saat ini.
TPR tambahan dibuka bila antrean kendaraan telah mencapai jembatan Kretek atau sejauh satu kilometer dari TPR induk. Saat ini, antrean kendaraan belum mencapai jembatan Kretek sehingga masih menggunakan TPR induk dan TPR Pantai Depok.
“Kalau TPR Trembis dibuka, kendaraan sepeda motor diloskan saja di TPR induk dan baru ditarik retribusi di Trembis,” ujarnya.
Menurut dia, sampai kini kepadatan kendaraan terjadi di lokasi TPR induk. Selain kendaraan harus mengantre untuk membayar retribusi, volume kendaraan di persimpangan TPR induk juga padat dari dan menuju ke arah Pantai Depok. Di sisi lain, lebar jalan menuju Pantai Depok hanya sekitar 8 meter.
“Ini mungkin ke depan yang harus dibangun, jalan menuju Depok itu kan kecil, jadi bikin padat kendaraan hanya delapan meter. Kalau menuju Parangtritis sampai 12 meter,” harap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Uji Coba Zero ODOL Dimulai 27 Januari 2026, Kemenhub Andalkan Digital
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- PSEL Bantul Mulai Disiapkan, Lokasi Ditetapkan
- Disdukcapil Gunungkidul Melarang Profesi Dewa dan Pendekar di KTP
- Cuaca Ekstrem Rusak Dua Sekolah di Sleman, Disdik Siapkan Perbaikan
- Kotak Mirip Pocong Gegerkan Warga Kulonprogo, Polisi: Bukan Bayi
- Pasar Sentul Sepi, Wali Kota Jogja Pastikan Retribusi Dipotong
Advertisement
Advertisement



