Advertisement
BANDARA KULONPROGO : Banyak Warga WTT Tak Diundang Konsultasi Publik
Advertisement
Bandara Kulonprogo telah sampai pada tahapan konsultasi publik ulang. Warga dari Wahana Tri Tunggal, kelompok yang menolak pembangunan bandara protes karena tidak diundang.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Warga pesisir yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT) protes karena warga WTT yang memiliki lahan terdampak pembangunan bandara tidak diundang dalam konsultasi publik ulang.
Diperkirakan, terdapat hampir 50 warga WTT yang berstatus sebagai pemilik lahan terdampak pembangunan bandara tetapi tidak dapat mengikuti konsultasi publik karena persoalan administratif tersebut.
Advertisement
Hal itu diungkapkan Ketua WTT Martono di sela-sela pelaksanaan konsultasi publik ulang di Kantor Camat Temon, Selasa (3/3/2015).
Serupa dengan pelaksanaan konsultasi publik ulang hari pertama yang berlangsung Kamis (26/2/2015) lalu, ratusan warga WTT dari Desa Glagah dan Palihan ikut mengiringi warga yang mengikuti konsultasi publik.
Namun warga yang tidak berkepentingan tidak dapat masuk ke halaman Kantor Camat Temon. Mereka menunggu di luar pagar sembari membawa poster dan meneriakkan yel-yel penolakan pembangunan bandara.
Menurut Martono, aksi yang dilakukan warga kali ini bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat umum bahwa warga WTT juga memiliki lahan yang terdampak pembangunan bandara dan tidak hanya berstatus sebagai penggarap lahan Pakualaman Ground (PAG).
“Persoalannya sekarang justru banyak warga WTT yang memiliki tanah terdampak pembangunan bandara tidak diundang dan kami sedang melakukan pendataan ada puluhan warga, meliputi pemilik rumah maupun tegalan,” paparnya.
Diungkapkannya, warga WTT menginginkan kejelasan terkait siapa yang bertanggungjawab dalam persoalan ini, tim atau kepala desa.
Sejauh ini, kata Martono, WTT tetap konsisten dengan penolakan pembangunan bandara di Temon dan siap menghadap Gubenur DIY sebelum Izin Penetapan Lokasi (IPL) Gubenur diterbitkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- WFH ASN DIY Mulai Pekan Ini, Car Free Day Tetap Lanjut
- Jadwal KRL Palur-Jogja 7 April 2026 Lengkap dari Pagi hingga Malam
- Makan Bersama Jadi Cara Unik Cegah Stunting di Gowongan
- Dukuh Gugat ke PTUN Seusai Dicopot, Warga Seloharjo Bela Lurah
- Cuaca Tak Menentu di Jogja, Warga Diminta Waspada Pohon Tumbang
Advertisement
Advertisement




