KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
JIBI/Espos/Ahmad Mufid Aryono POTRET KEMISKINAN--Suparmin berada di depan rumahnya di Desa Rembun, Nogosari, beberapa waktu lalu. Kediaman Suparmin itu merupakan salah satu potret kemiskinan yang ada di Boyolali.
Kemiskinan Jogja diatasi dengan berbagai cara.
Harianjogja.com, JOGJA – Tahun 2015, DIY bahkan menempati peringkat kedua setelah Papua untuk kategori provinsi dengan rasio ketimpangan pendapatan (rasio gini) tertinggi di Indonesia. Pemerintah Daerah (Pemda) DIY berupaya menekan dengan melakukan sejumlah strategi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY, Tavip Agus Rayanto mengatakan sebagai rencana konkret, pihaknya akan melanjutkan program kemiskinan yang selama ini sudah berlangsung. Program itu termasuk program proteksi, pemberdayaan masyarakat maupun pemberian akses perekonomian. Yang berbeda, kali ini mereka akan memperbaiki integrasi antar sektor, baik antar badan maupun antar pemerintahan.
“Programnya sama, kualitas integrasinya saja yang diperbaiki, selama ini kan jalan sendiri-sendiri,” ungkap dia, Rabu (24/2/2016)
2015 lalu, tingkat kemiskinan DIY ada di angka 13,16%. Prosentase itu menurun dibandingkan tingkat kemiskinan 2014 sebesar 14,55%. Dalam lima tahun terakhir, tren penurunan angka kemiskinan terus terjadi. Namun di tahun yang sama, rasio gini DIY berada di angka 0,439. Artinya total pendapatan seperlima penduduk DIY berpenghasilan tinggi tiga kali lipat dari total pendapatan 40% warga berpenghasilan rendah.
Wakil Ketua DPRD DIY Arif Noor Hartanto menilai selama ini bila berkaca pada laporan setiap triwulan konsolidasi program pengentasan kemiskinan di DIY relatif bagus. Hanya saja dia menganggap terjadi hambatan justru di kepala daerah setiap kabupaten/kota.
Inung mencontohkan, setelah Bupati di tiga kabupaten dijabat sementara oleh Penjabat Bupati pihaknya justru menemukan terjadinya percepatan kebijakan dalam mengembangkan pembangunan kewilayahan. Padahal penjabat bupati hanyalah pejabat sementara yang ditunjuk Pemda untuk memimpin kabupaten selagi mengalami kekosongan Kepala Daerah.
“Ini catatan kepada setiap bupati, kenapa saat dijabat Penjabat Bupati malah terjadi percepatan kebijakan yang baik,” kata dia.
Inung, sapaan Arif pun meminta para bupati dan walikota di DIY nantinya bisa berkoordinasi lebih baik dengan Gubernur sebagai kepala daerah DIY. Pasalnya bila program pengentasan kemiskinan tak berjalan searah capaian yang didapat akan semakin minim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Indonesia vs Thailand. Simak prediksi line up, jadwal dan link live streaming pukul 20.00 WIB.
Prabowo memimpin upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI. Sejumlah satuan baru akan diresmikan dan komandan satuan dikukuhkan.
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Registrasi SIM card wajib biometrik sejak Juli 2026. Pelanggan mengeluhkan harga naik dan verifikasi wajah yang kerap gagal.