KRIMINAL JOGJA : Dua Pemuda Pakai Jimat untuk Mencuri

10 Oktober 2016 17:55 WIB Sunartono Sleman Share :

Kriminal Jogja terjadi berupa pencurian di sebuah toko batik

Harianjogja.com, JOGJA - Dua pemuda nekat mencongkel sebuah Toko Batik di kawasan Jalan Ibu Ruswo, Prawirodirjan, Gondokusuman, Kota Jogja, Minggu (10/10/2016) dinihari. Setelah ditangkap warga, mereka diketahui membawa jimat yang disimpan dalam dompet.

Dari dua pelaku yang tertangkap, satu di antaranya masih di bawah umur berinisial RRD, 17 dan satu lagi bernama Rian Tamara, 18. Keduanya berasal dari Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten Oku, Sumatera, Selatan.

Kapolsek Gondomanan Kompol Danang Kuntadi menjelaskan, saat ditangkap, salahsatu dari dua pelaku mengakui membawa jimat. Saat diinterogasi petugas, keduanya mengelak membawa jimat itu untuk melancarkan aksi pencuriannya.

Jimat itu ditemukan dalam dompet milik tersangka. "Dia mengakunya jimat itu dipakai untuk mendekati wanita," terang Danang, Senin (10/10/2016) siang.

Peristiwa pencurian itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, kedua pelaku mencongkel jendela sebuah toko batik di Jalan Ibu Ruswo. Tindakan itu diketahui salahsatu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

Warga tersebut pun berteriak untuk menginformasikan adanya maling. Rombongan petugas pengamanan Kraton Jogja yang melintas pun membantu mengejar kedua pelaku.

Rian Tamara berhasil ditangkap warga dan dihajar hingga babak belur. Tetapi RR berhasil kabur dari kejaran warga.

"Kami mendapatkan informasi langsung menuju ke TKP, kami amankan satu tersangka," ujar Danang.

Setelah memeriksa Rian Tamara, pihaknya pun mendatangi indekos tersangka RR yang juga beradak di kawasan Prawirodirjan, Gondomanan. Mereka tinggal satu kos dan baru menghuni sekitar dua bulan. Di dalam kamar, ditemukan ponsel dan dua jam tangan hasil curian.