LELANG JABATAN : Tiga Orang Berebut Jabatan Sekda Sleman

Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). (JIBI/Harian Jogja - Antara)
28 Oktober 2016 17:55 WIB Sleman Share :

Lelang jabatan Sekda Sleman diperebutkan oleh tiga orang

Harianjogja.com, SLEMAN- Tiga orang bersaing menduduki jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman. Dua pendaftar berasal dari lingkungan Pemkab Sleman dan seorang pejabat lainnya dari Pemda DIY.

Pejabat sementara Sekda Sleman Iswoyo Hadiwarno menyampaikan, pendaftaran lelang jabatan untuk mengisi kursi Sekda Sleman ditutup pada Jumat (28/10/2016). Dari sejumlah nama yang masuk, terdapat tiga pendaftar yang akan bersaing memperebutkan jabatan tersebut.

"Dua pendaftar dari Pemkab Sleman dan satu dari Pemda DIY," kata Iswoyo, Jumat (28/10/2016).

Dua pejabat Pemkab masing-masing Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT Sleman Purwanto Widodo dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Sleman Untoro Budiharjo. Sedangkan pejabat yang mendaftar dari Pemda DIY adalah Kepala Inspektorat DIY Sumadi.

Menurut Iswoyo, pengisian jabatan dilakukan secara terbuka. Hal itu dilakukan agar pejabat yang duduk di kursi Sekda betul-betul terbaik dan sesuai dengan ketentuan serta harapan semua pihak. Hasil seleksi administrasi lelang jabatan tersebut, lanjutnya, akan diumumkan pada 1 November mendatang.

Pengisian jabatan Sekda ini, katanya, sesuai dengan amanat UU No.5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Permenpan RB No.13/2014 tentang Tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka di lingkungan instansi pemerintah.

Bersambung halaman 2

"Jadi ini dilaksanakan melalui meknisme terbuka bagi PNS yang memenuihi persyaratan," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sleman itu.

Iswoyo melanjutkan, para calon akan mengikuti tahap seleksi administrasi dan seleksi kompetensi. Untuk seleksi kompetensi dilaksanakan bagi peserta yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Meliputi, kompetensi bidang dengan penulisan makalah, kompetensi manajerial menggunakan assessment centre, uji kesehatan, dan presentasi dan wawancara.

Panitia seleksi melakukan pemeriksaan adminstrasi masing-masing calon sejak 26 hingga 28 Oktober. Ketiga calon yang lolos seleksi administrasi, kemudian mengikuti seleksi kompetensi mulai 1-7 November.

Para calon harus mengumpulkan karya tulis dan mengikuti uji kesehatan pada 14 November. Panitia seleksi akan menelusuri rekam jejak para calon mulai 8 hingga 11 November.

"Setelah itu, mereka mengikuti wawancara pada 16 November dan terakhir pada 28 November pansel menyampaikan hasil kepada Pejabat Pembina Kepegawaian," jelasnya.