HARI AIDS : Ada PNS di Jogja Mengidap HIV

A man points at an artwork at a conceptual art exhibition about HIV/AIDS in Tehran December 2, 2007. REUTERS - Morteza Nikoubazl
01 Desember 2016 18:20 WIB Holy Kartika Nurwigati Jogja Share :

Hari AIDS menjadi momentum untuk menyadarkan warga tentang HIV AIDS

Harianjogja.com, JOGJA-Kasus HIV/AIDS di Kota Jogja cenderung mengalami kenaikan selama tiga tahun ini. Hingga Juni, angka kasus baru yang terdata mencapai 93 kasus.

"Ada kecenderungan meningkat setiap tahunnya. Secara akumulatif sampai saat ini terdapat 819 kasus HIV Aids di Kota Jogja," ujar Sekretaris I Komisi Penanggulangan AIDS Kota Jogja, Kaswanto dalam jumpa media memeringati Hari AIDS Sedunia 2016 di Kantor Humas Pemkot Jogja, Kamis (1/12/2016).

Mengusung tema Mari Berubah, Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV, peringatan HAS 2016 akan diisi dengan berbagai acara bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Kodim 0734 dan LSM Peduli AIDS.

Kegiatan yang digelar hingga 2 Desember ini akan diisi dengan berbagai hiburan, Senam aerobik, edukasi masyarakat tentang HIV AIDS dan pemeriksaan atau tes HIV secara cuma-cuma.

Kaswanto mengungkapkan, tema tersebut diambil untuk menyadarkan masyarakat, virus HIV masih mengintai. Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat dapat mengubah perilaku buruk, berpikir positif dan produktif agar tidak tertular virus HIV.

"Dari data yang ada, paling banyak adalah laki-laki dengan latar belakang pekerjaan adalah wiraswasta atau pengusaha dengan persentase mencapai 18,62 persen. Tapi ada juga PNS dengan persentase yang relatif kecil yakni 3,32 persen," jelas Kaswanto.

Berdasarkan data yang dimiliki KPA Kota Jogja, tercatat dari 819 pengidap HIV dan Aids, sebanyak 67,89% merupakan laki-laki dan 30,16% perempuan. Kasus HIV Aids yang paling memprihatinkan, kata Kaswanto, terjadi pada usia-usia produktif, yakni usia 20 tahun sampai 29 tahun. Dari jumlah kasus HIV Aids yang ada, ODHA pada usia tersebut persentasenya mencapai 30,52%.

Pengelola Program KPA Kota Jogja, Ghanis Kristia menambahkan, selama tiga tahun terakhir, yakni dari 2014 sampai 2016, terdapat peningkatan kasus baru HIV Aids di Kota Jogja. Pada tahun 2014, angka kasus baru yang ditemukan yakni mencapai 133 orang. Ada penurunan pada tahun 2015 yakni dengan angka kasus baru HIV Aids hanya 56 kasus.

"Sedangkan per Juni 2016 ini, sudah ada 93 kasus baru, sehingga secara akumulatif dari 2004 sampai tahun ini, ada 819 kasus HIV AIDS," jelas Ghanis.