BUNUH DIRI SLEMAN : Calon Pangantin Gantung Diri Karena Tidak Diberi Uang

Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja - Reuters)
07 Desember 2016 18:20 WIB Sleman Share :

Bunuh diri Sleman dilakukan seorang calon pengantin

Harianjogja.com, SLEMAN- Lantaran tidak diberi uang oleh ibunya, calon pengantin nekat gantung diri. Agung Nugroho (28) warga Margoagung, Seyegan, Sleman nekat mengakiri hidupnya dengan menggunakan sabuk beladiri berwarna merah yang digantungkan di pintu kamarnya, Rabu (7/12/2016) pagi.

Padahal pada Januari 2017 mendatang korban diketahui akan melangsungkan pernikahan, dengan demikian keluarga sangat merasa terpukul atas perbuatan nekat yang dilakukan oleh korban.

Kapolsek Seyegan AKP Ngadiran mengatakan, dini hari sekitar pukul 02.00WIB, sepulang kerja sebagai satpam korban menemui ibunya. Korban meminta uang sebanyak Rp800.000 dengan alasan uang tersebut akan digunakan untuk pergi ke Surabaya, namun korban tidak diberi uang karena ibu korban tidak memiliki uang.

"Karena tidak diberi, korban bergumam 'yo wis engko nek aku mati layatan duit 5 juta lek yo oleh iso go ngopo-ngopo' [kalau saya mati, nanti dapat Rp5 juta dan uang bisa digunakan untuk apa-apa]. Namun oleh ibu korban perkataan tersebut hanya diabaikan karena dikira bercanda," katanya, Rabu.

Dikatakannya usai keduanya bertemu, korban langsung pergi ke kamar. Pagi hari, sekitar pukul 05.30 WIB, ibu korban yang hendak membangunkan korban kaget karena mendapati anaknya dalam kondisi tidak bernyawa lagi. Melihat kondisi itu, ibu korban menjerit dan memanggil keluarga lain.

"Mendengar teriakan ibu korban, keluarga dan warga kemudian mendatangi rumah korban. Dengan bantuan para tetangga korban lalu diturunkan dengan kondisi sudah tidak bernyawa," ujarnya.

Kapolsek menambahkan setelah pihaknya mendatangi lokasi kejadian bersama petugas kesehatan dari Puskesmas, dan Tim Inafis Polres Sleman korban memang dinyatakan meninggal karena gantung diri. Dari hasil pemeriksaan juga tidak ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan.