34 Desa di Sragen Masuk Zona Rawan Kekeringan, BPBD Siapkan 500 Tangki
Pemkab Sragen menetapkan siaga darurat kekeringan 2026. Sebanyak 34 desa rawan terdampak, BPBD menyiapkan 500 tangki air bersih.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Bunuh diri Sleman dilakukan seorang calon pengantin
Harianjogja.com, SLEMAN- Lantaran tidak diberi uang oleh ibunya, calon pengantin nekat gantung diri. Agung Nugroho (28) warga Margoagung, Seyegan, Sleman nekat mengakiri hidupnya dengan menggunakan sabuk beladiri berwarna merah yang digantungkan di pintu kamarnya, Rabu (7/12/2016) pagi.
Padahal pada Januari 2017 mendatang korban diketahui akan melangsungkan pernikahan, dengan demikian keluarga sangat merasa terpukul atas perbuatan nekat yang dilakukan oleh korban.
Kapolsek Seyegan AKP Ngadiran mengatakan, dini hari sekitar pukul 02.00WIB, sepulang kerja sebagai satpam korban menemui ibunya. Korban meminta uang sebanyak Rp800.000 dengan alasan uang tersebut akan digunakan untuk pergi ke Surabaya, namun korban tidak diberi uang karena ibu korban tidak memiliki uang.
"Karena tidak diberi, korban bergumam 'yo wis engko nek aku mati layatan duit 5 juta lek yo oleh iso go ngopo-ngopo' [kalau saya mati, nanti dapat Rp5 juta dan uang bisa digunakan untuk apa-apa]. Namun oleh ibu korban perkataan tersebut hanya diabaikan karena dikira bercanda," katanya, Rabu.
Dikatakannya usai keduanya bertemu, korban langsung pergi ke kamar. Pagi hari, sekitar pukul 05.30 WIB, ibu korban yang hendak membangunkan korban kaget karena mendapati anaknya dalam kondisi tidak bernyawa lagi. Melihat kondisi itu, ibu korban menjerit dan memanggil keluarga lain.
"Mendengar teriakan ibu korban, keluarga dan warga kemudian mendatangi rumah korban. Dengan bantuan para tetangga korban lalu diturunkan dengan kondisi sudah tidak bernyawa," ujarnya.
Kapolsek menambahkan setelah pihaknya mendatangi lokasi kejadian bersama petugas kesehatan dari Puskesmas, dan Tim Inafis Polres Sleman korban memang dinyatakan meninggal karena gantung diri. Dari hasil pemeriksaan juga tidak ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sragen menetapkan siaga darurat kekeringan 2026. Sebanyak 34 desa rawan terdampak, BPBD menyiapkan 500 tangki air bersih.
BI memperpanjang relaksasi kartu kredit hingga 31 Desember 2026 untuk menjaga daya beli dan konsumsi masyarakat.
Samapta Swim Competition Open V 2026 di Kota Magelang diikuti 685 atlet renang usia 5-12 tahun dari Jateng dan DIY.
DPMPTSP Sleman siapkan NIB untuk konten kreator usai KBLI 2025, dorong legalitas usaha ekonomi digital.
Damkarmat Jogja memastikan layanan darurat tetap berjalan penuh meski biaya operasional armada meningkat akibat kenaikan BBM.
Belanda menang 5-1 atas Swedia di Piala Dunia 2026. Ribuan warga Ambon rayakan kemenangan bersama Dubes Belanda.