NATAL & TAHUN BARU : Tak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Wates

Operasi penertiban di Terminal Wates, Kulonprogo, Senin (20/7/2015). (Harian Jogja - Rima Sekarani)
25 Desember 2016 03:20 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Natal & Tahun Baru tak terlalu ramai di Kulonprogo

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Jelang libur akhir tahun, kenaikan penumpang di sejumlah angkutan umum dirasa tak signifikan. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya penambahan armada yang dilakukan oleh sejumlah agen bus di Terminal Wates.

Agus Suprapto, salah satu karyawan agen PO Sumber Alam di Terminal Wates mengatakan hanya terjadi kenaikan penumpang berkisar 20%. “Belum nambah armada, hanya saja bus regular yang disediakan penuh,”jelasnya pada Jumat (23/12/2016). Setiap hari, disediakan sekitar 40 sampai 50 bus dari Kulonprogo menuju daerah Jabodetabek.

Kenaikan yang ada kebanyakan terjadi pada bus dari dan menuju daerah Bekasi dan Bogor. Penumpang saat ini lebih meminati bus dengan fasilitas AC dan toilet seharga Rp160.000. Berdasarkan informasi yang diterimanya, jalur jalan menuju arah Jakarta macet sehingga penumpang lebih memilih bus yang nyaman bagi perjalanannya.

Agus menerangkan jika rentang libur sekolah yang cukup panjang membuat tidak ada lonjakan penumpang pada tanggal tertentu. Menurutnya, perusahaan sendiri tidak menargetkan kenaikan jumlah penumpang karena tren beberapa tahun belakangan memang seperti itu. Selain itu, tidak ada kenaikan harga tiket yang diterapkan seperti pada musim mudik Lebaran.

Ia memprediksi penumpang jelang pergantian akhir tahun mungkin akan cukup banyak. Namun, penumpang baru membeli tiket sekitar 3 hari sebelum keberangkatan. “Jadi belum tahu pastinya, tahun baru sudah ada tapi belum banyak,”jelasnya.

Sementara itu, Supardi, staf UPTD Terminal Wates mengatakan belum terjadi lonjakan penumpang yang masuk ke Terminal Wates. Setiap hari, paling tidak hanya ada sekitar 40 penumpang yang masuk. “Apalagi banyak penumpang yang tidak masuk ke terminal,”ujarnya. Berbeda dari biasanya, penumang dari Jakarta juga tak terlalu dignifikan.

Supardi memaparkan jika lonjakan penumpang sempat terjadi di awal masa libur sekolah pada pekan lalu. Namun, hal tersebut hanya terjadi selama 2 hari dan kemudian berjalan seperti biasa.

Kepala Bidang Terminal, Angkutan, dan Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo, Joko Trihatmono mengatakan sudha melakukan koordinasi dengan sejumlah pengusaha bus terkait kesiapan menjelang lebir akhir tahun. “Pengusaha siap menambah sampai 2 kali armada normal,”ujarnya. Hanya saja, masalahanya saat ini adalah minimya penumpang dan peminat kendaraan umum.

Karena itu, penambahan armada akan diserahkan pada kebijakan masing-masing agen dengan melihat kondisi di lapangan. Menurut Joko, biasanya hanya terjadi lonjakan penumpang sekitar 5%-10% di Kulonprogo pada musim liburan Natal dan Tahun Baru