Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Kulonprogo

09 Maret 2018 18:01 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Longsor ganggu akses jalan.

Harianjogja.com, KULONPROGO--Tebing setinggi 15 meter dan panjang 20 meter di Dusun Puyang, Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh longsor, pada Kamis (8/3/2018) malam. Material longsor menutup jalan utama di dusun tersebut yang juga merupakan penghubung Jogja-Purworejo (Jawa Tengah).

Salah seorang warga setempat, Sarjiono menuturkan, longsor tersebut terjadi setelah pada malam harinya turun hujan deras. Akibat longsor tersebut, jalan yang juga kerap dikenal sebagai jalur Dekso-Samigaluh itu sempat ditutup total pada malam harinya. Namun pada pagi harinya, jalan kembali dibuka dan sudah bisa dilewati pengguna jalan, walaupun masih harus sangat berhati-hati.  “Lokasinya memang curam, kemiringan bukit mencapai 45 derajat,” jelasnya, Jumat (9/3/2018).

Selain jalan menanjak dan berbentuk tikungan, material longsor di lokasi hanya dibatasi dengan garis polisi. Banyak tanah lembek serta mengeluarkan air. Sehingga kondisi aspal jalanan begitu basah. Material bercampur dengan sejumlah pepohonan yang tumbang. Kondisi tersebut menyebabkan salah seorang pengendara sepeda motor, yaitu Wahyu Sudrajat sempat terjatuh karena gagal pengereman. Ia mengaku tidak mampu mengendalikan sepeda motor dan tidak tahu kalau ada material longsor yang menutup nyaris separuh jalan.

"Telat mengerem," terang Wahyu, yang pagi itu hendak berangkat ke sekolah

Tanah longsor di Dusun Puyang ini juga mengancam rumah Mukidal yang berada di atas bukit. Ia berharap ada pembangunan beronjong atau talut di tebing tersebut, agar rumahnya menjadi sedikit lebih aman.

Kasi Perencanaan Rehabilitasi dan Konstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Eko Susanto menyatakan, ada tiga laporan kejadian tanah longsor yang sudah ditindaklanjuti BPBD Kulonprogo pada Jumat. Selain di Dusun Puyang, longsor juga terjadi di Dusun Karanggede, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo dan Jalan Tangulangin, tepatnya berlokasi di bekas penambangan batuan andesit.

"Penanganan longsor di Dusun Puyang diserahkan kepada Pemda DIY, mengingat jalan tersebut merupakan jalan milik Pemda DIY. Penanganan juga sudah dilakukan dengan pembersihan menggunakan alat berat," terangnya.

Sementara itu, untuk longsor di Desa Jatimulyo sudah dilakukan penanganan. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi dan berlangsung dalam waktu lama.