Kecelakaan Tambang Pasir di Lereng Merapi Tewaskan 1 Orang

Petugas melakukan pengecekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan di area penambangan, Rabu (23/1/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo.
23 Januari 2019 19:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- Kecelakaan tambang (laka tambang) terjadi di Dusun Balong Kaliwuluh, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman yang menewaskan satu orang, satu orang terluka, dan tiga lainnya selamat dari insiden longsoran pasir.

Korban tewas dalam peristiwa itu adalah, Mistam,43, warga Sontonayan, RT06/RW05, Kapencar, Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah. Sedangkan korban luka yaitu, Paeran Isnan,37, dari Gemawang, Pagerejo, Kertek, Wonosobo.

Peristiwa itu berawal saat korban bersama empat rekannya sesama penambang mengisi pasir pada sebuah truk bernopol AB 8962 YT sekitar pukul 07.00 WIB. Namun tiba-tiba tebing yang berada di sebelah barat lokasi tambang runtuh. Empat saksi lainnya berhasil menyelamatkan diri saat peristiwa itu terjadi. Akantetapi, korban terhalang truk pasir tersebut sehingga gagal menyelamatkan diri.

Salah satu saksi di tempat kejadian Tukijo mengatakan, korban yang meninggal tersebut sebenarnya hendak berlari menyelamatkan diri, namun terhalang truk tambang sehingga tidak bisa menyelamatkan diri. "Semua penambang posisinya di belakang truk. Kami langsung melakukan evakuasi yang berlangsung sekitar dua jam secara manual, korban selamat sempat tertimbun tapi tidak parah," kata Tukijo yang juga warga Dusun Balong Kaliwuluh, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman ini, Rabu (23/1/2019).

Kapolsek Cangkringan Sleman AKP Sutarman menyatakan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah dilakukan evakuasi. Setelah mengevakuasi korban pihaknya memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). "Korban ditemukan dalam keadaan meninggal di TKP, lalu kami bawa ke RS Bhayangkara untuk keperluan autopsi," katanya.