Diduga Panik saat Ketahuan Mau Mencuri di RS Bantul, Seorang Pria Jatuh dari Atap

Ilustrasi. - Hengky Irawan
11 Februari 2019 11:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Warga sekitar rumah sakit PKU Muhammadiyah Bantul dihebohkan dengan ulah pria yang loncat dari lantai II rumah sakit tersebut, Sabtu (9/2/2019) tengah malam.

Pria bernama Duri, 37, warga Caturharjo, Pandak, tersebut kini sudah diamankan polisi setelah menjalani perawatan karena mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Harianjogja.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Malam itu Duri sedang menunggu pasien bersama temannya di Bangsal Al-Insan, lantai II PKU Muhammadiyah Bantul. Saat temannya tertidur, pelaku beruaha membuka lemari di bangsal tersebut.

Namun saat membuka lemari, pasien yang dia tunggu terbangun. Pasien tersebut merupakan saudara dari temannya. Melihat pasien terbangun dan berteriak membangunkan saudaranya, pelaku kaget dan langsung lari memecah kaca bangsal dan loncat sampai kanopi depan ruang IGD.

Apa yang dilakukan pelaku semakin mengundang banyak warga, bahkan pasien untuk melihatnya, kemudian meneriaki maling.‎ Pelaku tambah panik kemudian lari ke arah timur menuju atap rumah wara di samping utara bangunan PKU Muhammadiyah Bantul dengan menyusuri kanopi rumah sakit.

Warga semakin banyak. Polisi dan tentara juga tambah banyak dan ikut mengejar hingga akhirnya pelaku terjatuh. Pelaku langsung di bawa ke IGD rumah sakit setempat untuk mendapat perwatan.

Salah satu petugas Bagian Informasi PKU Muhammadiyah Bantul, S.Wifie membenarkan kejadian tersebut. "Itu [pelaku] memang pengunjung sedang nunggu pasien. Begitu pas mau buka lemari kecil ketahuan keluarga pasien, jadi panik," ujar Wifie. Sampai Minggu siang Ia belum tahu pasti kelanjutannya karena sedang lepas tugas.

Kapolsek Bantul, Kompol Munawar mengatakan saat kejadian anggotanya langsung mengamankan pelaku untuk menhindari dari amukan massa. Namun karena banyak luka, pelaku perlu mendapat perawatan medis. Saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari korban dan pihak dari PKU Muhammadiyah Bantul. "Belum ada barang yang dicuri pelaku. Itu baru buka lemari langsung panik," kata Munawar.