Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Kabid Bidang Pembinaan dan Pengembangan DPAD DIY, Juli Sugiarto memberikan penjelasan tentang pentingnya mengelola potensi wisata kepada warga Panjangrejo, Pundong, Bantul. /Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim (ST16).
Harianjogja.com, BANTUL--Destinasi wisata di DIY memang tidak kalah dengan kota wisata lainnya yang ada di Indonesia, khususnya untuk daerah Kabupaten Bantul sangat banyak ditemui desa wisata dan juga rintisan risata. Selain potensi wisatannya, Kabupaten Bantul juga memiliki berbagai macam budaya serta kerajinan tangan buatan warganya sendiri.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama Komisi D DPRD DIY mengajak masyarakat Desa Panjangrejo, Pundong, Kabupaten Bantul tingkatkan potensi wisata yang ada di daerahnya melalui acara bedah buku Manajemen Pemasaran Pariwisata. Acara yang diikuti oleh 100 warga ini berlangsung dengan lancar di balai pertemuan Dusun Gunung Puyuh, Panjangrejo, Pundong, Kabupaten Bantul pada pukul 13.00 hingga pukul 16.00 WIB.
Dalam acara yang bedah buku kali ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan DPAD DIY, Juli Sugiarto dan juga Anggota Komisi D DPRD DIY Suwardi. Selain itu turut hadi juga Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul.
“Kami memilih membuat bedah buku ini dengan tujuan agar minat baca di Indonesia khususnya di Bantul bisa bertambah. Selain itu disini itu [Panjangrejo] potensi wisatanya itu sangat banyak, seperti kerajinan gerabah, kuliner,” Kata Kabid Pembinaan dan Pengembangan DPAD Kabupaten Bantul, Juli Sugiarto, saat ditemui Harian Jogja pada Jumat (8/3/2019)
Ia menambahkan bahwa selama ini potensi-potensi wisata tersebut belum dikelola dengan baik oleh warga sekitar, maka dari itu pihaknya ingin membantu wargar sekitar meningkatkan potensi tersebut dengan membaca untuk memunculkan berbagai inovasi baru agar Desa Panjangrejo menjadi Desa Wisata.
Suwardi selaku Anggota Komisi D DPRD juga mengatakan hal sama, iaa beranggapan bahwa Panjangrejo saat ini hanya berstatus desa rintisan wisata yang harus terus dikembangkan. “Seharusnya desa seperti ini mampu menjadi desa wisata unggulan untuk Bantul, maka dari itu kami bekerja sama dengan DPAD agar potensi tersebut dapat dikembangkan,” katanya.
“Harapan kami setelah acara warga sekitar mampu meningkatkan lagi dan juga mengembangkan lagi potensi-potensi wisata yang ada disini, seperti kuliner dan juga arena motor trail yang ada didekat sini bisa dikelola lagi agar dapat membantu perekonomian mereka,” tutup Suwardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Trump dan Xi Jinping sepakat stabilkan hubungan AS-China, termasuk pembelian 200 pesawat Boeing dan kerja sama perdagangan strategis.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik