Desa Mororejo di Sleman Jadi Destana ke-54

Foto ilustrasi: simulasi penanganan bencana alam. - Harian Jogja/Desi Suryanto
10 Oktober 2019 02:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Desa Mororejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman dikukuhkan sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana) pada hari Rabu (9/10/2019). Pengukuhan Desa Mororejo menjadikan Destana di kabupaten Sleman total berjumlah 54.

Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Sleman, Purwatno Widodo mengatakan pengukuhan Destana ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mengurangi resiko bencana yang kerap kali melanda Kabupaten Sleman.

Purwatno mengatakan bahwa upaya ini tidak dapat berjalan optimal jika dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten sleman saja.

Namun, menurutnya harus ada kesadaran dari masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen dalam menghadapi bencana. “Jadi ketika terjadi bencana nanti masyarakat tidak gagap,” ujar Purwatno, Rabu (9/10/2019).

Sebelumnya, skenario yang disimulasikan dalam gladi lapang kali ini yaitu penanggulangan bencana angin puting beliung.

Dalam simulasi ini ada sebanyak 200 masyarakat Desa Mororejo yang terlibat. Adapun tim Tangguh Bencana Desa Mororejo yang dikukuhkan sebanyak 30 orang. Sebelumnya tim tersebut telah mendapatkan pelatihan sebanyak lima kali.

Kepala BPBD Kabupaten Sleman Joko Supriyatno mengatakan nantinya Kabupaten Sleman akan menjadi kabupaten yang tangguh terhadap bencana.

Hingga saat ini menurut Joko telah ada 54 Destana yang tersebar di Kabupaten Sleman. Pihaknya menargetkan di tahun 2021 seluruh desa di Kabupaten Sleman yang berjumlah sebanyak 86 desa seluruhnya menjadi Destana.

“Pengukuhan ini untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana," tutupnya.