Olifant Kampanyekan Zero Waste

Siswa Olifant School belajar mengenai budaya Tionghoa menyambut Tahun Baru Imlek belum lama ini./Ist. - Olifant School
24 Oktober 2019 21:22 WIB Kusnul Isti Qomah Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMANJE. Fest atau Junior Enterpreneur Festival merupakan acara tahunan yang diadakan Olifant School sebagai wadah dan ajang kreasi dari siswa-siswi Olifant School. Tahun ini JE.Fest mengusung tema Plastic Diet & Zero Waste Campaign.

 Marketing Communication Olifant School Mariana Hastuti mengungkapkan acara sehari yang akan diselenggarakan Sabtu (26/10)  ingin menginisiasi kepedulian anak-anak, guru, orang tua, serta masyarakat luas untuk memulai mengurangi produksi sampah, khususnya sampah plastik dan barang sekali pakai. Tema Plastic Diet & Zero Waste Campaign ini merupakan tema tahunan yang akan diaplikasikan dalam beberapa tahun ke depan.

 "Kegiatan JE. Fest ini akan menjadi penanda dimulainya komitmen bersama untuk bersama belajar menggunakan sumber daya yang dimiliki dengan semaksimal dan seefektif mungkin," kata dia dalam rilisnya, Rabu (23/10). 

 Salah satu bentuk aplikasi bentuk kepedulian terhadap lingkungan dari siswa OHS (Olifant High School) yaitu dengan mengadakan Circular Fashion Vaganza bekerja sama dengan Khaya Design Jakarta. Pergelaran ini akan menampilkan sekitar 20 baju yang akan diperagakan oleh siswa OHS dan Olifant School. Rancangan baju ini menerapkan prinsip zero waste yakni kreasi baju yang dibuat dibuat dari material yang didaurulang, baik dari baju lama di kreasikan menjadi baju model baru, atau juga dari kain bekas seprai yang bisa diolah ulang.

 Selama ini, industri fesyen menjadi salah satu industri yang menyumbang limbah kain yang cukup banyak dan memberikan dampak besar ke lingkungan. Mereka membuang limbah hasil pembuatan kain ke sungai dan juga menggunakan bahan-bahan sulit untuk di daur ulang. Melalui pagelaran ini, siswa OHS ingin mengajak para tamu untuk lebih waspada akan lingkungan. 

 Acara ini merupakan proyek bersama dari siswa grade VII, VIII dan X dari mulai brainstorming, rancangan desain, pemilihan material, produksi, rancangan acara, pengelolaan tamu, penjualan tiket, persiapan dan pelatihan model, pengelolaan multimedia hingga rancangan dekorasi. Selama kurang lebih dua bulan ini siswa mendapatkan bekal pengetahuan mengenai bagaimana mengelola sumber daya, dan juga awareness mengenai dampak sampah bagi lingkungan, sehingga diharapkan dari hal-hal yang dipaparkan anak-anak memiliki ide kreatif untuk memikirkan solusi praktis yang dapat diaplikasikan dalam hidup keseharian.

Selain itu, mereka juga belajar tentang teknis praktis dan dapat mendukung produksi, misalnya bagaimana mewarnai dengan pewarna alam. Pergelaran ini dibuka bagi orang tua Olifant School dan juga masyarakat umum atau teman-teman dari sekolah lain yang ingin ikut menyaksikan. Kali ini Olifant School juga mengadakan kampanye dengan membagikan tote bag Say No To Plastic yang dapat digunakan untuk tas belanja ataupun menggantikan kantong plastik untuk sehari - hari. 

 Selain acara tersebut JE.Fest 2019 juga menampilkan bedah buku Kumpulan Cerpen dari siswa grade IX, penampilan anak dan orang tua dari siswa Preschool hingga Elementary yang mempersiapkan berbagai penampilan menarik dengan menerapkan Kampanye Plastic Diet & Zero Waste. Juga akan ada presentasi proposal bisnis dari kelompok Kidzpreneur Bazaar Grade V Olifant Elementary.

 Ada juga siaran in house radio yang akan menampilkan wawancara dari tamu-tamu istimewa seperti komunitas dan praktisi zero waste, Tim Oxford MUN yang baru saja pulang dari konferensi di Singapura, orang tua murid dan masih banyak lagi. "Kami menyambut bagi keluarga yang ingin hadir dan ikut merasakan keseruan JE.Fest 2019, dan jangan lupa untuk bawa tumbler-u hari Itu," kata dia.