Advertisement
Warga Terdampak Tol Dijanjikan Ganti Untung, Forpi Ingatkan Jangan Konsumtif
Ilustrasi jalan tol. - JIBI/M. Ferri Setiawan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Pembangunan tol Jogja-Solo maupun Jogja-Bawen di wilayah kabupaten Sleman perlu mencermati dimensi sosial dan ekonomi. Upaya sosialisasi yang menyeluruh juga harus dilakukan. Pelatihan keterampilan dan kapasitas masyarakat yang tergusur juga perlu jadi sorotan.
Anggota Forum Pemantau Independen (Forpi) Sleman Hempri Suyatna mengatakan jangan sampai muncul di masyarakat budaya konsumtif oleh warga terdampak dari hasil ganti untung. "Paradigma infrastruktur untuk kesejahteraan rakyat," ujar Hempri, Rabu (20/11/2019).
Advertisement
Pembangunan jalan tol juga bak koin yang punya dua sisi. Ada sisi positif dan negatif. "Akan berdampak positif ketika dampak-dampak negatif bisa diminimalkan, kesiapan masyarakat baik dari dimensi sosiologi dan ekonomi masyarakat juga tak lupa diperhatikan," terangnya.
Tak hanya itu, beberapa hal yang harus diperhatikan juga bagaimana keberlangsungan kawasan hijau atau lumbung pangan, pertanian yang nantinya terpaksa dipasangi beton beton kokoh pembangunan tol. "Sehingga perlu ada diskusi dan perencanaan yang matang," tegasnya.
BACA JUGA
Terkait dengan narasi ganti untung, Hempri juga menyinggung jika warga terdampak bisa saja untung secara ekonomi dan belum tentu untung secara aspek sosial.
"Mereka punya duit tapi mereka harus tercerabut dari lahan pertanian garapannya, dan juga kehidupan sosial masyarakat, kenyamanan tidak bisa dihitung dengan uang," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Hujan dan Angin Terjang Sleman, Pohon Tumbang hingga Angkringan Roboh
- Pemuda Indonesia Timur Siap Jaga Keamanan DIY Lewat Jalur Profesional
- Drama Penalti Antar Persiba Bantul ke Semifinal Liga Nusantara
- Satu Abad NU, Diperingati dengan Peluncuran Buku Sejarah Tokoh
- Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo Minggu 1 Februari 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement




