Sragen Disebut Saudara Tua DIY, Ini Jejak Sejarahnya
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Anggota Komisi C DRPD Bantul, Suradal, menunjukkan kualitas kayu kusen jendela SD Pucung, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul, saat menyidak sekolah tersebut, beberapa hari lalu./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL--Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Isdarmoko, angkat bicara soal hasil temuan Komisi C dan D DPRD Bantul mengenai proyek pembangunan empat sekolah dasar yang bermasalah di Kabupaten Bantul.
Isdarmoko tak menampik material yang digunakan untuk membangun SD Pucung, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, memang tidak sepenuhnya menggunakan material baru. "Sejak [perencanaan] awal memang tidak semuanya [material] menggunakan baru, karena ini bukan rehab total. Ini hanya perbaikan," katanya, Minggu (22/12).
Dia menjelaskan berdasarkan perencanaan ada dua kegiatan. Awalnya, yang di SD Pucung itu hanya perbaikan, namun setelah dilakukan pengecekan ternyata kuda-kuda dan juga beberapa material harus terpaksa diganti. “Nah yang prioritas itulah yang kami kerjakan, karena itu sangat berbahaya," tambahnya.
Alhasil dana sekitar Rp1 miliar lebih tersebut dialolasikan untuk beberapa bagian yang sangat berbahaya sepeti kuda-kuda dan juga bagian atap kelas di SD Pucung.
Isdarmoko juga menepis bahwa temuan volume genting yang seharusnya di kontrak 74,36 meter kubik namun hanya dikerjakan rekanan dengan jumlah 35 meter kubik.
“Tidak seperti itu, intinya itu 35 meter kubik itu berdasarkan evaluasi dan juga perencanaan, jadi itu sudah sesuai bahwa tidak ada yang baru, termasuk gentingnya juga yang tidak harus baru dan juga kusen jendela," tegasnya.
Meski begitu, dinasnya tetap akan memanggil sejumlah pihak seperti rekanan, konsultan perencana, konsultan pengawas termasuk, PPK, guna meluruskan polemik tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Gelombang panas ekstrem di Perancis tewaskan 2.025 orang dalam sepekan. Suhu 40°C, rumah sakit penuh, kamar mayat kewalahan. Krisis iklim semakin nyata.
Brasil tersingkir di 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia. Ancelotti sebut ini awal siklus baru, bukan akhir
Tiga pemain Norwegia di Piala Dunia 2026 ternyata merupakan putra anggota skuad Norwegia pada Piala Dunia 1994. Kisah lintas generasi menarik perhatian dunia.
KPK mengungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah melaporkan penolakan gratifikasi usai OTT Kuansing. Laporan kini sedang diverifikasi.
Jadwal Portugal vs Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa 7 Juli 2026 pukul 02.00 WIB di TVRI. Simak head-to-head dan prediksi susunan pemain!