Polisi Buru Pelaku Klithih di Concat dan Gejayan

Ilustrasi. - JIBI/Solopos
06 Januari 2020 19:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah mengatakan terkait dengan kejadian aksi klithih di Depok Timur (Condongcatur), pemilik warung yang menjadi korban klithih sudah melaporkan kejadin ini ke pihak berwajib. Namun untuk aksi klithih di Depok Barat (Moses, Gejayan) belum ada laporan polisi yang masuk.

"Belum ada laporan polisi yang masuk, tapi sudah kami datangi untum buat laporan [klithih di Gejayan], nanti buat dasar kami lidik dan sidik kasusnya," tuturnya, Senin (6/1/2020).

AKBP Rizky Ferdiansyah menambahkan jika terkait dengan kasus klithih di Condongcatur dan Moses, Gejayan jajarannya akan segera melakukan penyelidikan secepatnya agar kasus yang meresahkan masyarakat tersebut bisa terungkap. "Mudah-mudahan yang ini segera bisa ditangkap agar bisa terungkap," imbuhnya.

Menanggapi anggapan netizen yang menganggap Polri masih kurang tegas dalam menindak pelaku klithih yang masih berstatus sebagai pelajar, Kapolres Sleman mengaku jika pelaku klithih di bawah umur sudah ada mekanisme hukum yang mengatur dalam penindakannya. "Kalau tegas ya kita pasti tegas, jangan sampai itu kita yang melanggar aturan karena tidak sesuai tupoksi kita," jelasnya.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan jika sejak kemarin kasus klithih yang terjadi di Condongcatur dan Moses, Gejayan sudah ditangani oleh Polsek Depok Barat dan Polsek Depok Timur. "Untuk lebih intensif maka kasus yang di gejayan dan Concat di ambil alih oleh Polres Sleman," tutupnya.