Dua Nama Direkomendasikan Jadi Cawabup, Sutedjo Tak Mau Ambil Pusing

Bupati Kulonprogo, Sutedjo (kanan). - JIBI
24 Januari 2020 05:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Menanggapi munculnya surat rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) perihal penetapan dua nama cawabup, Bupati Kulonpogo, Sutedjo tak mau ambil pusing.

"Kalau saya intinya siapapun terserah DPRD, Pak Langgeng juga mau, Mas Fajar juga mau, terserah saja lah nanti DPRD yang akan menentukan. Karena saya tidak ikut memilih, tinggal menerima matang saja," ujar politikus PAN ini kepada awak media, Kamis (23/1/2020).

Bagi Sutedjo, yang terpenting, dua sosok tersebut punya komitmen untuk membangun dan memajukan Kulonpogo. "Saya harap yang bersama saya ini orang yang punya komitmen untuk membangun dan memajukan Kulonprogo," ucapnya.

Sutedjo mengaku sampai hari ini belum menerima surat rekomendasi itu.  Berdasarkan prosedur, usulan dua calon dari partai pengusung dalam hal ini PDIP harus terlebih dulu dikirimkan ke Sekber. Baru setelah itu dikirim ke bupati. "Tapi saya belum [menerima surat] saya masuh nunggu," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, surat rekomendasi dari DPP PDIP perihal penetapan dua nama calon wakil Bupati Kulonprogo sisa masa jabatan 2017-2022 mencuat ke permukaan.

Dalam surat tertanggal 21 Januari 2020, disebutkan bahwa DPP PDIP secara resmi mengusulkan Fajar Gegana dan Agus Langgeng Basuki sebagai calon tetap wabup Kulonpogo.

Di bagian bawah surat tersemat tanda tangan Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soejono dan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Bendahara Sekber Penjaringan Cawabup Kulonpogo, Akhid Nuryati, membenarkan surat tersebut. Namun Akhid yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PDIP Kulonpogo ini belum bisa memberi keterangan lebih lanjut. "Dari DPC masih akan dirapatkan bersama Sekber," ujarnya.