Advertisement

Bantuan Operasional Pendidikan untuk PAUD Capai Rp 16,2 Miliar

Muhammad Nadhir Attamimi
Kamis, 30 Januari 2020 - 16:47 WIB
Yudhi Kusdiyanto
Bantuan Operasional Pendidikan untuk PAUD Capai Rp 16,2 Miliar Ilustrasi orang tua membacakan buku dongeng kepada anak-anak usia dini. - Ist/Hmpaudi DIY

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 1.203 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terdiri dari TK/KB/SPS/TPA se-Gunungkidul bakal mendapatkan bantuan operasional pendidikan (BOP). Bantuan untuk peningkatan kegiatan pembelajaran siswa di 2020 ini mencapai Rp16,2 miliar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) APBN.

Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Nani Asyfiah, menjelaskan setiap siswa PAUD mendapatkan dana Rp600.000 per tahun. Anggaran itu digunakan untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran dan permainan para siswa hingga perawatan sarana dan prasarana. "Dana itu tidak bisa diuangkan apalagi untuk pembelian alat elektronik walaupun peruntukannya untuk menunjang pembelajaran," kata Nani saat ditemui Kamis (30/1/2020).

Rincian penggunaan dana tersebut terdiri untuk kegiatan pembelajaran minimal 50%, untuk kegiatan pendukung seperti penyediaan makanan pendukung maksimal 35% hingga penggunaan untuk perawatan sarana prasarana maksimal 15%.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Nani tak menampik jika masih ada PAUD di Gunungkidul yang tak mendapatkan bantuan anggaran BOP. Hal itu merujuk pada petunjuk dan teknis penerimaan anggaran yang mewajibkan penerima bantuan harus memiliki siswa minimal 12 orang.

"Sesuai aturan persyaratan menerima anggaran BOP jumlah siswa minimal 12 anak, kalau siswaanya kurang dari itu tidak mendapatkan BOP, total ada 100 lebih lembaga yang tidak menerima BOP," ujarnya.

Kepala Seksi PAUD dan Pendidikan Nonformal Disdikpora Gunungkidul, Heru Pranowo, menuturkan PAUD di Gunungkidul terdiri dari PAUD formal yakni Taman Kanak-kanak dan PAUD nonformal yang terdiri dari kelompok bermain (KN), satuan PAUD sejenis (SPS) dan taman penitipan anak (TPA). Jumlah PAUD formal di Gunungkidul sebanyak 618 lembaga, sedangkan PAUD nonformal sebanyak 585 lembaga.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Presiden Jokowi Nyatakan Penyaluran BLT BBM mencapai 95,9 persen

News
| Selasa, 27 September 2022, 14:47 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement