YIA Gunakan Virtual Customer Service untuk Cegah Corona

Petugas kebersihan membersihkan ruang tunggu di Yogyakarta International Airport, Kulonprogo, Rabu (02/05/2019). - Harian Jogja/Desi Suryanto
30 Maret 2020 10:47 WIB Newswire Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Mulai Minggu (29/3/2020) kemarin, Yogyakarta International Airport atau Bandara YIA di Kulonprogo beroperasi secara penuh. PT Angkasa Pura I (Persero) menyiapkan fasilitas virtual customer service untuk mengantisipasi penularan Covid-19

Selain menerapkan social distancing atau menjaga jarak antar-individu di tempat umum bagi para penumpang, virtual customer service ini diterapkan bagi petugas customer service (CS) yang biasanya berjaga dan berhadapan langsung dengan penumpang.

Petugas CS bekerja di ruangan tersendiri yang masih di lingkungan YIA. Para penumpang tinggal berdiri di depan layar monitor dan berbicara seperti biasa.

Layar yang juga dilengkapi speaker tersebut langsung terhubung dengan CS, seperti pelayanan pada umumnya, tetapi hanya berjarak jauh saja yang membedakan.

Dengan virtual customer service, penumpang dan petugas tak perlu saling berhadapan secara langsung, sehingga makin terhindar dari risiko penyebaran Corona. Fasilitas baru tersebut, yang disesuaikan dengan situasi saat ini, menambah kesan canggihnya YIA.

Riska, salah seorang penumpang dari Balikpapan, yang berencana pulang ke Magelang, mengaku mengagumi bandara baru yang terletak di Kulonprogo ini. Ia mengatakan bahwa hanya masalah transportasi saja yang masih perlu ditingkatkan lagi.

"Ini pertama kali nyobain bandara yang baru, kesannya bagus, fasilitasnya juga, luas banget, pelayanannya juga oke, tapi memang agak jauh, jadi mungkin nanti bisa ditambah untuk transportasinya biar makin nyaman," kata Riska, yang ditemui SuaraJogja.id, Minggu (29/3/2020), saat menuju ke mobilnya.

Ia juga menuturkan bahwa tidak ada imbauan khusus terkait dengan berpergian di tengah wabah Covid-19 ini. Hanya saja, memang orang-orang diberi hand sanitazer untuk kebersihan diri dan terus ditekankan pentingnya social distancing selama perjalanan.

Ditemui terpisah, Vice President Airport Security Angkasa Pura I Doni Subardono, menjelaskan bahwa mulai dari Minggu pagi tadi seluruh operasi YIA berjalan lancar. Artinya, perpindahan yang sudah dilakukan, semua berjalan sesuai dengan rencana.

Doni menyampaikan, sejumlah penerbangan memang masih banyak yang dibatalkan. Begitu juga dengan jumlah penumpang yang turun di Bandara YIA, tidak full dari semua penerbangan.

"Tapi bandara yang 10 kali lipat lebih besar dari Adisujipto ini sudah terlihat penuh. Ini luar biasa. Kita berharap nanti, saat kondisi sudah normal, maka kita bisa melihat bandara kita ini sama seperti bandara-bandara internasional yang ada di luar negeri yang sudah dipenuhi banyak penumpang," ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa sementara ini masih 120 penerbangan, ditambah beberapa lainnya, yang membatalkan keberangkatan. Perpindahan bandara dari Adisujipto ke YIA bisa menjadi salah satu faktor belum maksimalnya penumpang yang datang. Namun selain itu, wabah Covid-19 juga kemungkinan besar memberikan dampak.

Dijelaskan bahwa terkait angka tepat mengenai penerbangan yang dibatalkan, pihaknya belum bisa menuturkan. Perkiraan ada sekitar 10 lebih penerbangan yang dibatalkan. Semua fasilitas yang biasa digunakan di Adisujipto sudah dipindahkan.

Saat ini Bandara Adisujipto sendiri sudah disiapkan untuk penerbangan-penerbangan kategori pesawat ATR dan propeller.

Sumber : Suara.com