KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar, 4 Tewas dan 218 Penumpang Selamat
Update kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di utara Sumenep, empat orang meninggal, 218 penumpang selamat, operasi SAR masih berlangsung.
Penyaluran bantuan dalam penanganan pandemi corona oleh DPD PDIP DIY, Jumat (15/5/2020). /Ist-PDIP DIY.
Harianjogja.com, JOGJA--Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan mesin politik partai terus bergerak meski dalam situasi pandemi Covid-19. Kader PDIP terus melakukan langkah strategis untuk memutus rantai persebaran virus Corona dan juga memberikan bantuan kepada warga terdampak.
Salah satunya memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada tenaga kesehatan, memberikan masker dan hand sanitizer kepada warga dan rutin melakukan penyemprotan disinvektan ke sejumlah titik dan lingkungan masyarakat.
Sekretaris DPD PDIP DIY Totok Hedi Santosa menerangkan selama pandemi ini mesin politik lebih banyak bergerak dalam penanganan warga terdampak Covid-19 dan juga bantuan APD, masker dan lainnya.
“Kami tidak bisa berdiam diri, ketika pemerintah juga terbatas, kami para kader PDI Perjuangan langsung gerak cepat. Sudah banyak bantuan sembako maupun ribuan masker yang sudah dibagikan tanpa kami digembor-gemborkan,” jelas dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (15/5/2020).
Salah satu langkah konkret yang dilakukan Jumat ini adalah pemberian bantuan 50 alat pelindung diri kepada petugas kesehatan di Puskesmas Depok, Sleman dan juga face shield. “Memang belum banyak, tapi kami upayakan bisa merata dan tepat sasaran. Tapi inilah bukti nyata yang kami lakukan,” ungkap dia.
Ia mengatakan gerakan ini melibatkan seluruh kader di Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pimpinan Ranting sampai Pimpinan Anak Rating. Hedi mengatakan seluruh kader di level struktur antusias membentuk tim untuk penangangan pandemi ini.
Hedi mengatakan, DPD PDI Perjuangan DIY juga telah mendistribusikan ribuan bungkus empon-empon dan juga telur ke DPC PDI Perjuangan di DIY untuk selanjutnya dibagikan kepada warga. “Beberapa ton beras juga sudah kami distribusikan kepada warga khususnya warga terdampat,” katanya.
Ia menegaskan, saat inilah waktu yang tepat untuk menggobarkan semangat gotong royong untuk membantu rakyat. Maka dari itu, PDI Perjuangan mengalokasikan iuran rutin gotong royong anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY untuk penanggulangan pandemi Covid-19 ini. Begitu juga dengan giat gotong royong anggota fraksi di masing-masing dapil juga digencarkan baik dengan pemberian masker, nasi bungkus, maupun sembako.
“Para kader juga menginisiasi gerakan ketahanan pangan dan kedaulatan pangan dengan secara ramai-ramai menanam sayuran, buah-buahan, umbi-umbian di lingkungan mereka masing-masing,” kata Hedi.
Intinya, kata Hedi, PDI Perjuanhan sebagai partai wong cilik selama ini terus bekerja untuk kepentingan masyarakat dan mendampingi rakyat. Soal bantuan sosial dari pemerintah, Hedi mendesak agar bantuan itu segera diberikan secara merata dan penerimanya harus cerman sehingga jangan sampai salah sasaran.
“Kami juga mendesak adanya percepatan tindakan termasuk tindakan yang tegas di lapangan dengan memaksimalkan kewenangan daerah. Tindakan yang lebih keras perlu dilakukan agar pandemi ini segera berakhir,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Update kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di utara Sumenep, empat orang meninggal, 218 penumpang selamat, operasi SAR masih berlangsung.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 5 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Skandal kecurangan ujian PNS Thailand menyeret 5.814 pegawai negeri yang terancam diskors. Tiga tersangka telah ditangkap dalam kasus dugaan suap dan manipulasi
Harga BBM diesel naik? Simak 6 tips merawat mesin diesel agar tetap irit, bertenaga, dan terhindar dari kerusakan yang bisa meningkatkan biaya operasional.
New York dinobatkan sebagai kota pariwisata paling menarik di dunia 2026 versi Yanolja Research. Bangkok menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara di 10 besar.
Sebanyak 157 migran diselamatkan setelah perahu yang mereka tumpangi terbakar saat menyeberangi Selat Inggris menuju Inggris. Tidak ada korban jiwa dalam inside