Curhat Pasien Covid-19 Asal Kota Jogja yang Berhasil Sembuh: Karantina Itu Berat Kawan!

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
19 Juni 2020 21:17 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Salah satu pasien Covid-19 asal Umbulharjo, Kota Jogja yang telah sembuh mengungkapkan pengalamannya menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit.

Pasien tersebut telah menjalani swab untuk tes PCR hingga belasan kali hingga dinyatakan sembuh alias negatif Covid-19.

Pasien Covid-19 dari klaster Indogrosir itu akhirnya diperbolehkan pulang pada Jumat (19/6/2020). Kabar baik tersebut disampaikan Ketua RW setempat Dono Susilo.

"Alhamdulillah, setelah menjalani perawatan selama 46 hari, pasien Covid-19 dari kluster Indogrosir atas nama Ndaru Triatmoko [34 tahun] warga Balirejo RW 05 Kelurahan Muja-Muju Kecamatan Umbulharjo pada hari ini Jumat 19 Juni 2020 sudah diijinkan pulang," kata Dono Susilo, Jumat.

Pasien tersebut telah menjalani isolasi sejak 5 Mei 2020 sampai tanggal hingga 19 Juni 2020.
Menurut Dono, warganya tersebut telah menjalanihingga 14 kali swab untuk memastikan dia negatif Covid-19.

Pasien Covid-19 dengan indikasi orang tanpa gejala (OTG) itu akhirnya diperbolehkan pulang setelah hasil tes swab terakhir menujukkan negatif dua kali berturut-turu.

"Rasa syukur tak terukur, terimakasih tak terhingga kami ucapkan kepada seluruh tim medis di RS Wirosaban, puskesmas UH 2, Kelurahan Muja-Muju, pengurus RW dan anggota gugus Covid 05, keluarga, kerabat dan semua warga Balirejo yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu," kata Ndaru Triatmoko melalui rilis yang disampaikan Ketua RW Dono Susilo.

Ndaru Triatmoko juga menyampaikan terimakasih atas doa yang disampaikan rekan-rekannya.

"Terimakasih sekali atas doa dan supportnya selama ini sehingga ini kami sekeluarga bisa kuat menjalani ujian yang berat ini.
Ada banyak hikmah yang bisa kami ambil dari peristiwa ini," kata dia.

Tidak hanya itu dia juga menceritakan pengalamannya diisolasi. Ia berharap apa yang ia alami bisa menjadi pelajaran bagi warga lain agar berhati-hati terhadap Covid-19.

"Ada banyak hikmah yang bisa kami ambil dari peristiwa ini. Karantina itu berat kawan. Jangan sepelekan Covid-19 yang benar-benar nyata adanya, untuk itu yang sehat jangan sampai sakit, yang sakit semoga segera sehat. Jangan abaikan protokoler kesehatan. Selalu pakai masker, jaga jarak dan sering-seringlah cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir. Semoga pandemi ini segera berakhir dan semua bisa beraktivitas normal kembali seperti sedia kala," kata dia.