Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Audiensi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia DIY dengan DPRD DIY, di gedung DPRD DIY, Jumat (26/6/2020).-Harianjogja.com/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA-Sekitar 38.000 buruh di DIY terdampak pandemi Covid-19. Pemerintah Daerah (Pemda) DIY didesak untuk segera membuat langkah konkret untuk mengatasi malah ini, bukan sekadar regulasi tanpa solusi.
Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia DIY, Dani Eko Wiyono, mengatakan saat ini banyak buruh terdampak di DIY yang sudah menganggur. "Bagaimana bantuan sosial untuk mereka?" Ujarnya dalam audiensi dengan DPRD DIY, jumat (26/6/2020).
Di samping itu, ia juga mempersoalkan bagaimana SOP new normal di pabrik dan perusahaan disusun. Pasalnya, buruh kata dia, sama sekali tidak dilibatkan dalam penyusunan ini. Sementara sampai saat ini ia melihat masih banyak perusahaan yang bahkan tidak menerapkan Kesehatan Keselamatan Kerja (K3).
Sekretaris Komisi D DPRD DIY, Sofyan Setyo Darmawan, mengatakan penanganan buruh terdampak dari pemerintah pusat berupa program kartu prakerja memiliki banyak persoalan. "Pelatihan online yang ternyata bisa didapat dari youtube secara gratis," ungkapnya.
Selain itu, dalam program ini pemerintah tidak konsisten karena awalnya Pemda DIY sebenarnya telah mendata 38.000 buruh terdampak yang kemudian dikirim untuk mengikuti program ini. Namun tiba-tiba sata dianulir dan mekanisme diubah menjadi pendaftaran personal.
Dengan berbagai masalah teknis karena harus memakai sistem online, buruh terdampak yang terjaring dalam program ini hanya tersisa 6.000 buruh. Untuk itu pihaknya kini mendorong solusi bantuan sosial. "Sekitar 30.000 buruh terdampak di luar 6.000 tadi agar dimasukkan dalam skema bantuan sosial," katanya.
Kabid Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DIY, Aryanto Wibowo, menuturkan untuk mengatasi pengangguran, pihaknya sejauh ini baru membuat skema untuk buruh gendong yakni dengan mempekerjakannya untuk kebersihan pasar.
"Untuk pekerja formal belum ada rencana skema, karena untuk sementara penanganan dengan bantuan sosial untuk mencukupi kebutuhan. Kedepan akan kami fasilitasi peningkatan skill bagi yang masih produktif," ungkapnya.
Caption: Audiensi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia DIY dengan DPRD DIY, di gedung DPRD DIY, Jumat (26/6/2020).-Harianjogja.com/Lugas Subarkah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.
Prabowo rayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 lewat adu penalti di SUGBK.
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti usai bermain 2-2 selama 120 menit.
Pemkot Jogja mengandalkan event sepanjang tahun dan sport tourism untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan serta mendongkrak omzet UMKM.