Kota Jogja Siapkan Pencairan BST Tahap Kedua

Ilustrasi bantuan
06 Juli 2020 14:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Sosial Kota Jogja saat ini tengah menyiapkan data penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang akan diberikan pada triwulan kedua atau tahap kedua.

Kepala Dinas Sosial Kota Jogja, Agus Sudrajat mengatakan untuk penyaluran BST tahap kedua sendiri pihaknya masih menunggu rancangan dari pusat atau dari Kementerian Sosial.

BACA JUGA : Penyaluran BST Tahap II Paling Lambat Cair Pertengahan Juni

"Sampai saat ini kami belum menerima itu [rancangan]. Kami masih menyiapkan data untuk realisasi pemberian BST tahap kedua," ujar Agus, Minggu (5/7/2020).

Data yang tengah dipersiapkan oleh Dinsos Kota Jogja tersebut, lanjut Agus, merupakan hasil evaluasi dari penyaluran BST tahap pertama atau triwulan pertama.

"Jadi, hasil evaluasi tersebut bisa tersajikan data yang real sehingga penerima BST memang pantas dan layak menerima BST," ungkap Agus.

Penyaluran di tahap pertama, lanjut Agus, BST diberikan kepada sekitar 3.830 orang. Jumlah tersebut berdasarkan data Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS) Kota Jogja yang belum mendapatkan bantuan apapun.

BACA JUGA : Lagi, Warga Kulonprogo Kembalikan BST 

"Nanti dari hasil itu kita evaluasi terlebih dahulu sebelum meluncurkan BST tahap kedua," imbuhnya.

Di masa pandemi covid-19 ini, bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat, DIY dan Kota Jogja sudah mulai dicairkan. Termasuk salah satunya jenis Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap pertama dari pemerintah pusat yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) disalurkan kepada warga Kota Jogja mulai minggu kedua bulan Mei 2020.

Sebelumnya Anggota Komisi D DPRD Kota Jogja Muhammad Ali Fahmi mengungkapkan ada 6.467 warga kota Jogja yang berhak mendapatkan BST. Akan tetapi, sampai dengan akhir Mei 2020 baru 5.728 warga (88,6 %) yang mencairkan bantuan tersebut dan ada 739 warga (11,4 %) yang belum mengambil.

"Bantuan jenis ini sebesar Rp600.000 setiap bulan, direncanakan dibagikan selama tiga bulan [Mei-Juli 2020] melalui masing-masing Kantor Pos Cabang. Bagi warga yang sampai saat ini belum mengambil dana BST tahap pertama bisa diambil di Kantor Pos Jogja," ujarnya.

Banyaknya warga yang belum mengambil BST kemungkinan karena pendataan dari pusat sudah berlangsung beberapa tahun yang lalu sehingga bisa jadi penerima BST sudah pindah rumah. Selain itu bisa jadi penerima merasa sebagai warga yang sudah mampu, sudah meninggal maupun sebab lain.

Untuk itu, ia meminta Dinas Sosial Kota Jogja menelusuri serta mengecek ulang keberadaan dan data dari ke-739 warga tersebut untuk dilaporkan ke Kementerian Sosial.

"Dengan demikian BST tahap berikutnya dapat lebih sempurna dan tidak terjadi permasalahan yang muncul," katanya.