114.528 Warga Gunungkidul Berpotensi Terdampak Kekeringan
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Ilustrasi PPDB./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020-2021 sudah selesai beberapa waktu lalu. Meski demikian, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul masih mengizinkan sekolah yang kekurangan siswa untuk membuka pendaftaran.
Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru dimulai Senin (13/7). Namun hingga sekarang masih ada sekolah yang kekurangan murid. “Kekurangan terjadi di tingkat SD dan SMP,” kata Bahron, Jumat (10/7/2020).
Ia mencatat ada 13 SMP di Gunungkidul yang kekurangan murid. Meski PPDB telah ditutup, sekolah yang kekurangan murid masih diperbolehkan menerima siswa baru. “Kalau masih ada yang mendaftar maka boleh diterima,” ujarnya.
Bahron mengatakan adanya sekolah yang kekurangan siswa sudah diprediksi sejak awal. Hal ini terjadi karena kuota penerimaan lebih banyak ketimbang jumlah lulusan siswa. “Jadi wajar kalau ada yang kekurangan karena daya tampungnya lebih banyak. Yang jelas, kekurangan itu tidak mengganggu pelaksanaan pembelajaran di tahun ajaran baru,” katanya.
Untuk tahun ajaran baru, Disdikpora Gunungkidul tetap menjalankan kebijakan belajar di rumah sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Gubernur DIY. “Kami ikuti aturan dari Pemda DIY,” katanya.
Menurut dia, sebelum ada kebijakan terbaru jajarannya menyiapkan tiga opsi pelaksanaan pembelajaran. Selain melanjutkan kebijakan belajar di rumah, dua opsi lain yakni kegiatan belajar di sekolah dan pelaksanaan dilakukan dengan siswa masuk secara bergantian.
Kepala SMP Negeri 1 Saptosari, Yanto, mengatakan di sekolahnya penerimaan siswa baru tidak ada masalah. Kuota yang tersedia sebanyak 160 kursi, sedangkan yang mendaftar ada 272 siswa, sehingga ada puluhan pendaftar yang terpaksa tidak diterima. “Untuk seleksi kami sesuaikan dengan aturan yang ada,” katanya.
Saat ini SMP Negeri 1 Saptosari menyiapkan kegiatan masa pengenalan sekolah bagi siswa baru. Rencananya program ini dilaksanakan mulai Senin sesuai dengan dimulainya tahun ajaran baru. “Sesuai edaran dari Disdikpora, pengenalan sekolah dilakukan secara daring,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Dikpora Bantul mengungkap kelebihan daya tampung sekolah menjadi salah satu penyebab puluhan SD dan SMP kekurangan murid pada SPMB 2026.
Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 masih dibuka hingga 27 Juli. Simak syarat, dokumen, kuota, lokasi, dan jadwal lengkap seleksi SNT SMP dan SMA.
Tim voli Indonesia di Asian Games 2026: putra di Pool B bersama Iran, putri di Pool A dengan Jepang. Simak pembagian grup lengkapnya.
Biaya naturalisasi menjadi WNI resmi naik dari Rp50 juta menjadi Rp75 juta mulai 1 Agustus 2026. Simak rincian tarif baru dan delapan syarat menjadi warga negar
Pesan tilang ETLE palsu di WhatsApp makin marak. Kenali ciri surat tilang resmi agar terhindar dari pencurian data dan penipuan digital.