Ini Serentetan Kasus Kriminal di Warung Burjo, Ada Perusakan hingga Penembakan

Ilustrasi. - JIBI/Solopos
28 Juli 2020 08:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah kasus kriminal terutama berkaitan dengan kekerasan kerap terjadi di Warung Burjo terutama pada malam hari. Kasus ini jamak terjadi pasa warung burjo yang buka selama 24 jam.

Berikut serentetan kasus kriminal di Burjo yang terjadi di wilayah hukum Polda DIY yang dihimpun Harianjogja.com, selama beberapa tahun terakhir :

Mei 2016  

Kasus penembakan yang dilakukan seseorang yang tidak dikenali meneror di wilayah Bantul. Minggu (1/5/2016) dini hari pukul 00.30 WIB warga di simpang empat Dusun Pelem, Banguntapan, Bantul, dikagetkan dengan insiden penembakan yang dilakukan orang tak dikenal di sebuah Warung Makan Bubur Kacang Ijo atau Warung Burjo.

BACA JUGA : TEROR JOGJA-MAGELANG : Penembak Misterius Mulai Mengancam Wilayah Bantul

Desember 2016

Sebuah warung bubur kacang ijo (burjo) porak poranda menjadi sasaran amukan dan penyerangan oleh lima orang pengendara motor yang tidak dikenal pada Senin (19/12/2016) dinihari.

Bahkan dalam penyerangan yang dilakukan secara tiba-tiba tersebut dua orang pengunjung juga menjadi sasaran aksi kekerasan. Kelima pelaku yang datang menggunakan tiga sepeda motor tersebut juga mengambil dua ponsel dan dua helm milik pengunjung warung.

Penjaga warung saat itu bernama Soleh, 20, mengatakan kejadian penyerangan tersebut bermula saat ia dan rekannya sedang melayani tiga orang pengunjung warung. Kemudian tiba-tiba datang lima orang dengan mengendarai tiga sepeda motor masuk ke dalam warung membuat  keributan.

Maret 2018

Polresta Jogja meringkus 24 remaja yang hendak tawuran. Empat di antaranya ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti membawa senjata tajam. penangkapan 24 remaja tersebut dilakukan di Jalan Hastina, tepatnya di belakang sebuah warung burjo warmindo, Gondokusuman, Jogja, Kamis (15/3/2018) pukul 02.00 WIB.

Polisi mendapat laporan dari masyarakat ada kumpulan remaja yang tengah minum minuman keras. Setelah dilakukan pengamanan dan pendalaman di Mapolresta Jogja, 24 remaja tersebut hendak melakukan tawuran.  Mereka kedapatan membawa sebilah pedang, satu celurit, dan dua senjata rakitan dari gir motor

BACA JUGA : Berniat Tawuran, 24 Remaja Diringkus Polresta Jogja

Maret 2019 :

Lantaran mengancam seorang pedagang warung burjo dengan senjata tajam, dua pemuda ditangkap Polsek Sleman. Kedua pemuda asal Kecamatan Sleman itu masing-masing berinisial AI, 20, warga Desa Triharjo, dan ANR, 20, warga Desa Caturharjo. Keduanya diamankan Unit Reskrim Polsek Sleman akhir Februari lalu setelah mengancam pemilik warung burjo di wilayah Dusun Medari, Desa Caturharjo.

BACA JUGA : Ancam Pemilik Burjo dengan Sajam, Dua Pemuda Dicokok Polisi

Maret 2020

Jajaran Polsek Ngemplak menangkap pelaku Septianto alias S, 21, warga Prujakan, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman yang diduga akan melakukan aksi kejahatan jalanan. Polisi menyita senjata tajam yang dimiliki oleh Septianto saat nongkrong bersama teman-temannya di depan warung burjo, Degolan, Umbulmartani, Ngemplak, pada Senin (16/3/2020) jam 02.30 dinihari.

BACA JUGA : Nongkrong di Warung Burjo Bawa Senjata Tajam, Warga Ngaglik Ditangkap Polisi

Juli 2020

Kasus pengrusakan dan penganiayaan terjadi di sebuah warung makan di Sleman. Sebuah perusakan warung makan kembali terjadi di wilayah Sleman. Pelaku yang datang secara rombongan ini merusak dan melukai pelanggan yang berada di warung burjo atau warmindo Mugi Langgeng, Jalan Kaliurang (Jakal) kilometer 12,5, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Sabtu (25/7/2020).

BACA JUGA : Gerombolan Pemuda Rusak Warung Burjo di Sleman Lalu Bacok Pengunjung dengan Celurit