Satpol PP Akan Tertibkan Pedagang Bendera yang Beroperasi di Trotoar

Ilustrasi pedagang musiman bendera. - JIBI
03 Agustus 2020 11:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO--Satuan Polisi Pamong Praja Kota Yogyakarta mengimbau agar pedagang bendera yang berada di pinggir jalan tidak menutup akses bagi pejalan kaki. Pasalnya, pedagang bendera yang kerap menjajakan bendera Merah Putih banyak bermunculan menjelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Yogyakarta Agus Winarto mengatakan jika jajarannya akan melakukan penataan terhadap pedagang bendera yang menjajakan barang dagangannya di pinggir jalan. Khususnya di trotoar.

"Akan kami tata, apalagi yang memenuhi trotoar dan mengaitkan dagangannya di pohon-pohon dan sebagainya nanti akan kami tertibkan. Jangan sampai mengganggu ketertiban umum," ujar Agus, Minggu (2/7/2020).

BACA JUGA : Mulai Menjamur, Pedagang Musiman Bendera Diingatkan

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh jajarannya, penjual bendera kerap menjajakan dagangannya di ruas-ruas jalan yang banyak dilalui oleh pengendara kendaraan bermotor. Tidak ada tempat pasti dimana mereka akan menjual bendera Sang Saka Merah Putih.

"Penjual cenderung berpindah-pindah tidak hanya di satu tempat. Mereka juga kebanyakan pendatang dari luar DIY," sambung Agus.

Pihaknya juga tidak akan mengambil langkah represif terhadap penjual bendera di pinggir jalan. Agus sadar jika penjual bendera itu sifatnya hanya sementara. Jajarannya juga sebelumnya memang sudah merencanakan akan melakukan penertiban terhadap pedagang bendera yang memang melanggar ketertiban umum.

"Kami toleran lah kepada mereka [penjual bendera] karena mereka kan hanya musiman juga, asalkan ya jangan menaruh dagangannya di pagar rumah milik warga dan fasilitas umum, apalagi sampai sampai menutup lampu traffic light misalnya, itu kan membahayakan," ungkapnya.

BACA JUGA : HUT KEMERDEKAAN RI : Pedagang Bendera Masih Sepi

Lebih lanjut, Agus memprediksikan jika penjualan bendera di pinggir jalan akan semakin marak menjelang HUT Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 2020. Namun, angka penjual bendera sendiri diprediksikan tidak sebanyak tahun lalu.

"Kebetulan imbauan untuk pengibaran bendera kan satu bulan penuh ya, masyarakat yang tidak punya bendera pastinya akan mencari bendera Merah Putih untuk dikibarkan di depan rumah mereka masing-masing, namun untuk penjualnya sendiri tidak akan sebanyak pada tahun lalu," ujarnya.