IKN Teken KPBU Rp2,629 Triliun untuk Bangun 8 Tower ASN
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Sebanyak empat korban tenggelam di Pantai Gua Cemara Bantul belum ditemukan.
Doa bersama dilakukan oleh keluarga korban yang hingga saat ini masih belum ditemukan setelah terseret besarnya ombak di Pantai Goa Cemara di Dukuh Patihan, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Bantul, Kamis (6/8/2020) yang lalu.
Doa bersama itu dipimpin langsung oleh KH Azhari Zainal Abidin, sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Assalam Kerisan, Banyurejo, Tempel, Sleman.
Di bawah rindangnya pohon suasana haru terlihat dalam kegaiatan doa bersama tersebut.
"Ini kehendak Yang Maha Kuasa, sehingga kita mencarinya juga dengan mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Maka tadi adakan tahlilan atau membaca kalimat toyibah atau zikir untuk meminta pertolongan Yang Maha Kuasa," kata KH Azhari kepada awak media, Jumat (7/8/2020) di Pantai Gua Cemara.
KH Azhari berharap dengan diselenggarakannya doa bersama ini semua korban akan bisa ditemukan sehingga keluarga dapat lebih tentram.
Menurutnya jika tidak segera ditemukan kejadian ini akan merepotkan orang banyak.
Tidak hanya dilakukan di Pantai Goa Cemara saja, acara doa bersama juga dilakukan di rumah duka serta di pondok pesantren.
Ia menuturkan tidak menampik bahwa keluarga pasti merasakan kehilangan dan susah tapi itu semua sudah seharusnya dikembalikan kepada Yang Maha Kuasa untuk berserah diri.
"Namanya manusia kan wajar rasa kehilangan dan susah itu pasti ada tapi semua kita kembalikan kepada Allah SWT. Keluarga kita minta untuk menerima apa yang diberikan oleh Allah, semoga nanti diberikan ganti yang lebih menyenangkan," ungkapnya.
Kakak kandung salah satu korban yang masih belum ditemukan Joko Widodo, yakni Bambang, mengaku tidak memiliki firasat apapun sebelum kejadian. Ia mengatakan bahwa rombongan 18 orang itu hanya berniat untuk berrekreasi sejenak guna mencari udara segar.
"Firasat langsung tidak ada tapi kalau kemarin-kemarin saya pikir ulang ya ada sebetulnya sebagai firasat. Tapi ya baru paham belakangan ini dan firasat itu tidak bisa saya sampaikan," ujar Bambang.
Sebelumnya diberitakan, Tim SAR Gabungan dalam pencarian hari kedua terhadap lima orang yang hilang yang terseret ombak di Pantai Goa Cemara belum membuahkan hasil.
Pencarian sendiri selanjutnya akan dilaksanakan pada esok hari.
Kasubsi Operasi kantor Basarnas Yogyakarta Asnawi Suroso mengatakan, pencarian hari kedua ini melibatkan hampir setidaknya 80 personel gabungan dari beberapa unsur dengan membagi tim ke dalam 6 SRU.
Ditambahkan Asnawi bahwa pencarian hari kedua juga dilakukan via udara dengan menggunakan drone dari komunitas drone Yogyakarta.
Namun bantuan via udara juga tidak berhasil menemukan tanda-tanda munculnya korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Rusia mendukung upaya negara GCC mencegah perang di Timur Tengah. Sergey Lavrov mengusulkan pembaruan konsep keamanan kolektif kawasan Teluk.
Survei PPI menempatkan Dedi Mulyadi di posisi teratas simulasi elektabilitas cawapres 2029 dengan 21%, mengungguli Gibran.
Kenali 10 situs streaming film ilegal, termasuk LK21 dan IndoXXI, serta risiko malware, pencurian data, penipuan, dan pelanggaran hak cipta.
BMKG memantau sisa sebaran asap karhutla di Banten. Simak 7 barang yang perlu disiapkan di rumah untuk mengurangi paparan asap.
Belanja jemaah haji Indonesia mencapai sekitar Rp4 triliun. Menhaj mendorong UMKM daerah memanfaatkan peluang ekonomi haji dan umrah.