Kasus Covid-19 di Kulonprogo Terus Bertambah, Wabup: Harus Kuat, Ojo Ngeyel Ojo Sambat..

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
12 Agustus 2020 09:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Wakil Bupati Kulonprogo, yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Imbauan ini menyusul peningkatan kasus Covid-19 di Kulonprogo dalam beberapa hari belakangan.

"Saya sebagai ketua gugus tugas Covid-19 menghimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewasapadaan dan patuh protokol kesehatan di tengah masa pandemi ini. Kita harus kuat, ojo ngeyel, ojo sambat," kata Fajar, Selasa (11/8/2020).

BACA JUGA : Covid-19 di Kulonprogo Ditularkan OTG, Masyarakat Harus

Hingga saat ini total jumlah kasus Covid-19 di Kulonprogo sebanyak 45 orang dengan rincian 17 masih dalam perawatan, 26 sembuh dan dua meninggal dunia. Sedangkan total PDP sebanyak 119 orang, dengan rincian satu dirawat, 61 pulang, 12 meninggal dunia, dan 45 positif.

Jumlah ini mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Terbaru ada tambahan dua kasus, pada Minggu (9/8/2020) dan Senin (10/8/2020) hingga berujung kematian. Dua kasus itu meliputi KP-44 dan KP-45.

KP-44, pria, 51, asal Kapanewon Sentolo dinyatakan meninggal dunia, pada Sabtu (8/8) sore saat menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah, Yogyakarta. Pasien ini menunjukkan gejala berat dengan hasil positif Covid-19.

BACA JUGA : 1 Aparat Negara di Kulonprogo Terinfeksi Corona

Sementara KP-45, perempuan, 45, asal Sentolo, yang memiliki riwayat penyakit asma menunjukkan gejala berat dan meninggal pada Minggu pagi di RSUP dr Sardjito. Kontak erat dua pasien meninggal dunia itu sampai saat ini masih dalam penelusuran gugus tugas kabupaten.

"Masih dilakukan penelusuran terhadap kontak erat dua pasien tersebut," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati.