Didukung 7 Partai, Halim-Joko Deklarasikan Diri Maju Pilkada Bantul

Deklarasi pasangan Halim-Joko di Pilkada Bantul, Jumat (28/8/2020)-Harian Jogja - Jumali
28 Agustus 2020 18:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Abdul Halim Muslih - Joko Purnomo resmi mendeklarasikan diri maju pada Pilkada Bantul, 9 Desember mendatang, di Tempuran Banyu Kencono Dusun Karet, Pleret, Pleret, Bantul, Jumat (28/8/2020) siang.

Pasangan yang didukung oleh tujuh partai ini bertekad melakukan perubahan tata kelola pemerintahan dengan segala kebijakannya demi mewujudkan kehidupan masyarakat Bantul menuju masa depan yang lebih baik.

Adapun ketujuh partai tersebut adalah PDIP yang memiliki 11 kursi di DPRD Bantul, PKB dengan 6 kursi, PAN dengan 5 kursi, Demokrat dengan 2 kursi, PBB dengan satu kursi, serta Partai Gelora dan PSI.

Bakal Calon Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengungkapkan, ajang pilkada adalah bentuk pesta demokrasi. Di mana ada penyampaian ide dan gagasan. “Oleh karena itu jangan dimaknai ini sebagai sebuah genderang perang,” katanya.

BACA JUGA: BPJS Kesehatan Sosialisasikan Program Rujuk Balik

Lebih lanjut Halim menyampaikan, adanya dukungan 25 kursi di DPRD Bantul dari tujuh partai, telah membuat dirinya semakin optimistis menghadapi dan memenangkan pilkada nantinya. Sebab, dirinya menilai saat ini banyak persoalan yang harus segera diselesaikan oleh Pemkab Bantul. Oleh karena itu, dibutuhkan, kekuatan dan alat rakyat untuk menara satu persatu serta menyelesaikan persoalan yang ada.

“Kami ingin melakukan lompatan melalui gerakan bersama rakyat demi mewujudkan Bantul yang lebih baik,” lanjutnya.

Bakal Calon Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo memaparkan, pihaknya sengaja menggelar deklarasi di Tempuran Banyu Kencono Dusun Karet, Pleret, Pleret, karena lokasinya dinilainya syarat sejarah. Di mana, di sungai ini syarat dengan perjalanan panjang keraton Mataram Islam. Sedangkan pertemuan dua sungai yang dipilih, adalah wujud pertemuan kekuatan besar.

“Antara partai dan rakyat,” katanya.

Ketua DPW PKB Agus Sulistyono menilai pasangan Halim-Joko adalah pasangan serasi dan merupakan perwujudan dari suara masyarakat. Sebab, Halim mewakili keberadaan santri, sedangkan Joko mewakili kaum nasionalis.

“Kami sangat percaya keduanya mampu menjadikan Bantul lebih baik,” harapnya.