Dinilai Berbahaya, Dispar Bersihkan Material Pasir di Pantai Parangtritis

Pembersihan pasir di Pantai Parangtritis. - Harian Jogja/Jumali.
31 Agustus 2020 11:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Keberadaan pasir yang menumpuk dan mengganggu jalan wisatawan di kawasan Pantai Parangtritis menjadi perhatian serius dari Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul. Agar persoalan ini tidak terus terjadi, Dispar menerjunkan alat berat untuk melakukan pembersihan material pasir yang menumpuk tersebut.

“Ada sekitar 50 bak truk pasir harus kami pindahkan. Oleh karena itu sebanyak enam personel dengan alat berat loader dan satu armada truk telah kami turunkan,” kata Sekretaris Dispar Bantul, Annihayah di Bantul, Sabtu (30/8/2020) sore.

BACA JUGA : Ditarik Pajak Tempat Duduk di Pantai Parangtritis, Wisatawan

Dia mengungkapkan, sejauh ini kawasan Pantai Parangtritis tidak hanya memberikan pendapatan bagi Pemkab Bantul, tapi juga bermanfaat bagi warga sekitar. Oleh karena itu, keberadaan pasir tersebut harus segera ditata dan jangan sampai menutupi jalan yang akan menyulitkan akses wisatawan.

“Pasir itu harus dipindahkan ke area gumuk pasir dan sebagian lagi dikembalikan ke sisi selatan jalan," lanjutnya.

Koordinator Tim sapu bersih pasir dari Dinas Pariwisata Bantul, Suranto mengatakan, pembersihan sengaja dilakukan jelang  peringatan 15 Suro,  Selasa (2/9/2020).

BACA JUGA : Jadi Pusat Kunjungan Wisatawan, Parangtritis Nol Kasus

Selain itu, dengan adanya pembersihan pasir ini, maka diharapkan wisatawan merasa nyaman dan tidak terganggu akses jalan mereka. Di sisi lain, pembersihan pasir ini sejatinya rutin dilakukan selama setahun minimal sebanyak enam kali.

“Tujuannya, agar ini wisatawan nyaman dan menjamin keselamatan pengunjung," katanya.