KPU Gunungkidul: Dua Bapaslon Independen Gagal Melaju ke Tahap Pencalonan

Komisi Pemilihan Umum - JIBI
31 Agustus 2020 10:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI – KPU Gunungkidul memastikan dua bakal pasangan calon (Bapaslon) dari jalur independen gagal maju ke tahapan berikutnya pencalonan kepala daerah. Hal ini dikarenakan keduanya tidak bisa memenuhi syarat dukungan minimal sebanyak 45.443 pendukung.

Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, kepastian bapaslon Anton Suriyadi-Suparno dan Kelick Agung Nugroho-Yayuk Kristiyawati diumumkan pada Jumat (28/8/2020).

BACA JUGA : PILKADA GUNUNGKIDUL: Nasdem dan Golkar Tunggu

Keputusan ini mengacu pada hasil verifikasi yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu. Adapun hasil secara keseluruhan didalam verifikasi, pasangan Anton-Suparno hanya mendapatkan dukungan sebanyak 31.141 pendukung. Sedangkan pasangan Kelick-Yayuk hanya mendapatkan 22.747 pendukung. Jumlah tersebut masih jauh ketentuan karena untuk bisa maju masing-masing bapaslon harus memenuhi syarat minimal sebanyak 45.443 dukungan.

“Keduanya tidak lolos untuk bisa mencalonkan sebagai calon kepala daerah dalam pilkada di tahun ini,” kata Hani, Minggu (30/8/2020).

BACA JUGA : Bakal Seru! Peserta Pilkada Gunungkidul Bisa 6 Pasangan 

Menurut dia, untuk bisa maju ke tahapan berikutnya, KPU sudah memberikan masa perbaikan berkas dukungan calon. Hanya saja, pada saat verifikasi ulang keduanya tidak bisa memenuhi syarat dukungan minimal.

“Hasil dari verifikasi syarat dukungan juga sudah kami sampaikan ke masing-masing pasangan,” ungkapnya.