Bantul Belum Tetapkan Kewajiban Rapid Test & Uji Swab Bagi PPS Pilkades

Ilustrasi. - Freepik
14 September 2020 18:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Pemkab Bantul menunggu perkembangan terkait dengan wacana kewajiban menjalani rapid test maupun uji swab bagi Petugas Pemungutan Suara (PPS) pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, 27 Desember mendatang.

“Kami tunggu dan lihat situasi terakhir terkait dengan Pandemi Covid-19, nantinya. Mungkin setelah pertengahan Desember nanti, apakah memang diperlukan adanya rapid test atau tidak,” kata Plt Asisten Sekretaris Daerah (Asek) I Pemkab Bantul Hermawan Setiaji, Senin (14/9/2020).

BACA JUGA : Dampak Pilkada Diundur, Bantul Bakal Jadwal Ulang

Jika nantinya dibutuhkan rapid test atau justru swab test, dipastikan Pemkab Bantul siap melakukannya. Sebab, di bulan tersebut, Pemkab Bantul sudah memiliki satu unit mobil Polymerase Chain Reaction (PCR).

Mobil senilai Rp3,5 miliar ini telah dianggarkan pada APBD 2020 Perubahan. Tak hanya unit mobil, sejumlah sarana penunjang lainnya seperti reagen juga akan melengkapi pengadaannya.

“Jadi nantinya kami harapkan analisis sampel akan lebih cepat. Karena mobil PCR ini akan langsung mendatangi lokasi untuk uji swab,” terang Hermawan.

Menurut Hermawan, pihaknya telah melakukan inventarisasi terhadap jumlah PPS pada Pilkades Serentak. Setidaknya ada 3.906 PPS untuk 558 TPS [Tempat Pemungutan Suara] saat  pelaksanaan pemilihan. Di mana, satu TPS nantinya hanya diperbolehkan melayani 500 pemilih. Sehingga satu dusun bisa dimungkinkan ada dua atau tiga TPS.

BACA JUGA : Resmi Diputuskan! Pilkades Sleman Digelar 20 Desember

“Hampir seperti Pilkada nantinya. Kami juga mengacu kepada Perbup 79/2020 tentang adaptasi kebiasaan baru penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat pelaksanaan Pilkades nantinya,” terang Hermawan.

Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa, Sekretariat Daerah Bantul, Kurniantoro mengatakan, ada 75 calon kepala desa yang bertarung di Pilkades serentak untuk 24 desa di Bantul. Adapun tahapan untuk Pilkades sementara dihentikan, usai usai penetapan dan penetapan nomor urut calon kepala desa.

BACA JUGA : PILKADES SLEMAN: ORI DIY Bakal Panggil Pemkab

“Tahapan ini akan kembali di lanjut usai Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bantul, 9 Desember mendatang. Tentunya semua harus tetap mengedepankan protokol kesehatan,” paparnya.