Kampus Ini Bantu Nakes & Mahasiswa yang Bertahan di Jogja

Penyaluran bantuan untuk tenaga Kesehatan di Puskesmas. - Ist/Unriyo.
30 September 2020 10:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA— Tim Relawan Peduli Covid-19 Kampus Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) membantu terdampak Covid-19 kepada tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di puskesmas serta mahasiswa yang masih bertahan di Jogja.

“Kami bersama anggota tim menyampaikan bantuan ke Puskesmas Depok I dan Puskesmas II Depok Sleman. Bantuan ini terdiri atas paket berisi masker kesehatan, multivitamin, susu, sari kacang hijau, biskuit, untuk para dokter dan nakes puskesmas,” terang Ketua Tim Relawan Unriyo Peduli Covid-19 Sri Hasta Mulyani dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (30/9/2020).

BACA JUGA : Ada Pandemi Covid-19, Minat Calon Mahasiswa untuk Kuliah 

Pihaknya memilih kedua puskesmas tersebut karena berada di wilayah Sleman dan dekat dengan kampus. Bantuan juga akan diberikan dengan menjangkau puskesmas lain di DIY ke depannya. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan pada Senin (28/9/2020) lalu, di Puskesmas Depok I diterima oleh Ning Khoirum yang juga kepala puskesmas, sedangkan di Puskesmas Depok II diterima oleh Dini Melani selaku Kepala Tata Usaha. Menurutnya Rektor Unriyo memberikan dukungan penuh untuk membantu program pencegahan Covid-19 dilingkungan kampus dan sekitarnya.

“Donasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan kepedulian dalam upaya menanggulangi Covid-19,” katanya.

BACA JUGA : Sumber Penularan Mahasiswa UPNVY yang Positif Covid-19

Selain itu pihaknya juga memberikan perhatian mahasiswanya yang masih bertahan di Jogja. Memasuki bulan ke tujuh sejak Covid-19 masuk DIY, masih banyak mahasiswanya yang bertahan di Jogja dengan beragam pertimbangan. Mereka juga diberikan bantuan sembako untuk kebutuhan sehari-hari.

“Yang masih bertahan di Jogja masih tetap dipantau dan para pengelola prodi juga telah memberikan bantuan sembako. Bahkan banyak yang baru datang juga di Jogja sekitar sebulan lalu,” ujarnya.

Kuliah Daring

Hasta menambahkan aktivitas perkuliahan hingga ujian skripsi masih digelar secara daring, sedangkan untuk khusus untuk praktik mahasiswa keperawatan dan kebidanan memang digelar di kampus namun dengan protokol ketat. Mahasiswa dibagi melalui banyak kelompok untuk mencegah terjadinya kerumunan. Kampusnya memiliki Tim Satgas Covid-19 yang secara khusus mengatur berbagai protokol ketat untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona.

BACA JUGA : Mahasiswa UPNVY yang Terinfeksi Covid-19 Sempat Ujian

Mahasiswa juga telah diberikan bantuan kuota yang merupakan program dari Kemendikbud berupa kuota internet 50 GB langsung dikirim ke nomor ponsel masing-masing. Pemberian kuota internet ini berlangsung mulai September hingga Desember 2020 mendatang.

“Sebelumnya mahasiswa dan dosen diminta untuk meng-update nomor ponsel di sistem aplikasi internal kami jika ada perubahan nomor ponsel,” katanya.