Seorang Polisi Strok Gara-gara Terluka Saat Amankan Demo di Malioboro

Demo mahasiswa di Malioboro menolak Omnibus Law i kawasan Malioboro, Kota Jogja, Kamis (8/10/2020). - Harian Jogja / Hafid Yudi Suprobo
13 Oktober 2020 22:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Aksi unjuk rasa yang berujung ricuh pada Kamis (8/10/2020) di Malioboro tidak hanya memakan korban dari pendemo. Petugas polisi yang bertugas di Polresta Jogja juga sempat terluka di kepala saat berupaya mengamankan jalannya unjuk rasa di Gedung DPRD DIY. Nahasnya, luka di kepala tersebut hingga mengakibatkan strok.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan jika personel Polresta Jogja yang mengalami strok tersebut bernama Suyadi dengan pangkat Iptu tersebut saat ini tengah mengalami perawatan intensif di RS Bhayangkara, Kalasan, Sleman.

Baca juga: Viral, Aksi Ketua DPRD Kabupaten Magelang Buka Pintu Gerbang Bagi Pengunjuk Rasa Untuk Dialog

Anggota Satuan Sabhara tersebut sebelumnya sempat mengalami luka pada kepala bagian belakang ketika bertugas mengamankan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD DIY yang berujung ricuh pada Kamis (8/10/2020) lalu.

"Saat ini Pak Yadi kondisinya menjadi strok," ujar Yuliyanto pada Selasa (13/10/2020).

Saat mengalami luka di kepala, Iptu Suyadi masih melaksanakan tanggungjawabnya sebagai personel Satuan Sabhara. Namun demikian, kondisinya saat ini belum bisa beraktivitas seperti sebelumnya.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Tuding Anarko Bikin Ricuh di Akhir Demo 1310

"Sebenarnya ada potensi untuk itu (strok) tapi dipicu oleh benturan yang kemarin itu. Yang bersangkutan mau dikirim ke Jakarta untuk dirawat di Kramat Jati," sambung Yuliyanto.