Merajut Mimpi Enam Bupati di Jateng Selatan & DIY

Foto Ilustrasi suasana di kawasan Embung Batara Sriten di Desa Pilangrejo, Kecamatan Nglipar, Gunungkidul. - Istimewa/Dinas Pariwisata Gunungkidul
09 November 2020 21:47 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Mutiara destinasi pariwisata. Mungkin inilah sebutan yang paling tepat bagi kabupaten Gunungkidul. Kabupaten yang luasnya nyaris separuh luas wilayah DIY ini menyimpan sejumlah potensi pariwisata seperti goa bawah tanah yang berlimpah air, puluhan kilometer hamparan pasir pantai laut selatan nan cantik, hingga kekayaan seni dan budayanya yang unik.              

Dengan modal pariwisata yang luar biasa tersebut, tekad Bupati Gunungkidul, Badingah, adalah terus memajukan pariwisata yang berbudaya bagi kemuliaan dan kesejahteraan rakyatnya. Visi Bupati Badingah  seiring dengan visi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X yang menetapkan Laut Selatan sebagai Halaman Depan DIY.

BACA JUGA : Wisatawan Luar DIY Mulai Berdatangan

Bagaimana dengan kabupaten Cilacap? Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, mengatakan akan mendorong Cilacap sebagai destinasi pariwisata yang menjanjikan dan berharap kelak Cilacap bisa menjelma sebagai The Next Singapore Port in Java Island.

Semua kepala daerah di kawasan Jateng Selatan – DIY atau JSD, sudah pasti memiliki mimpi-mimpi yang mulia bagi rakyat dan daerahnya. Soalnya kini, bagaimana mereka hendak merajutnya dalam sebuah orkestra yang serasi? Agar visi 10 kepala daerah di kawasan JSD (Cilacap, Banyumas, Kebumen, Magelang, Purworejo, Kulonprogo, Bantul, Sleman, Gunungkidul dan Kota Jogja) bisa menjadi sebuah kesatuan visi untuk memajukan kawasan dan 10 juta lebih warga di dalamnya. Tentu ada pihak ketiga yang perlu turut mendorongnya secara berkelanjutan.

Apalagi jika mengingat potensi PDRB kawasan JSD yang masih sangat potensial dikembangkan berlipat ganda. Khususnya di sektor bisnis dan UMKM, pariwisata dan budaya, serta daya saing sumber daya manusia (SDM). Dalam konteks inilah THINK PR, sebuah lembaga riset, literasi, dan konsultan komunikasi yang berbasis di Yogyakarta, ingin menggelar webinar yang menghadirkan para kepala daerah di kawasan JSD, Selasa (10/11/2020), mulai pukul 09.45 WIB hingga 15.30 WIB, live melalui aplikasi Zoom. 

BACA JUGA : Dua Objek Wisata di Kulonprogo Deklarasikan Wisata Aman

“Tujuan webinar ini untuk mengetahui potensi apa saja yang paling menonjol di setiap daerah agar secara prioritas bisa dikomunikasikan lebih strategis dan massif kepada publik dan investor,” ujar Asmono Wikan, Founder THINK PR, yang juga Chairman MAW Talk dalam rilisnya Senin (9/11/2020).

“Pada gilirannya, para pelaku usaha, bisnis UMKM, pariwisata, dan budaya, bisa sejalan dalam mengelola bisnis mereka dengan apa yang menjadi visi pembangunan para kepala daerah di kawasan ini,” imbuh Ayu Kusuma, Co-Founder THINK PR. 

Asmono Wikan menambahkan webinar bertajuk Jateng Selatan- DIY Beyond Pandemic ini akan mengulas dua isu besar, yaitu bisnis dan investasi. Akan menghadirkan Bupati Cilacap dan Bupati Sleman, serta isu pariwisata dan budaya, yang menampilkan Bupati Banyumas, Bupati Magelang, dan Bupati Gunungkidul. Adapun Bupati Kulonprogo secara khusus akan menyampaikan strategi investasi di sektor pariwisata.

BACA JUGA : HARIAN JOGJA HARI INI: Wisatawan asal Pulau Jawa Masuk

Dalam webinar juga dijadwalkan akan bertindak sebagai keynote speaker adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X. Webinar seri kedua dan ketiga, direncanakan akan digelar pada 18 dan 19 November 2020, dengan narasumber yang berbeda.

“Apabila setiap daerah di kawasan Jateng Selatan dan DIY bersama-sama memajukan pariwisata dan berbagai hasil UMKM, sudah barang tentu akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kelak pasca pandemi berakhir,” katanya.