Pemerintah Janji Tindak Petugas Jogoboro yang Terlibat Pelecehan Seksual ke Pengunjung Malioboro

Wisatawan mengantre di Gate Zonasi Malioboro untuk cek suhu dan kode QR pada Minggu (27/12/2020). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
07 Februari 2021 22:47 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Pemerintah berjanji bakal menindak sejumlah petugas Jogoboro yang diduga melakaukan pelecehan seksual kepada pengunjung Malioboro.

Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya, Kundha Kebudayaan Kota Jogja, Ekwanto bakal memanggil oknum yang diduga melakukan pelecehan tersebut pada Senin (8/2/2021). Sebanyak lima petugas bakal dimintai keterangam lebih lanjut atas peristiwa tersebut. "Hari Senin baru kami panggil minta keterangan kepada yang bersangkutan. Lima orang, kami harus minta keterangan dulu njih," tuturnya, Minggu (7/2/2021).

Dugaan kasus pelecehan verbal oleh sejumlah petugas keamanan di Malioboro itu ramai di media sosial setelah pemilik akun Twitter @RallaLembayung mengunggah foto bergambar sejumlah petugas Jogoboro. Dalam foto tersebut dituliskan cerita oleh pemilik akun Twitter jika dirinya secara lama diamati petugas Jogoboro, lalu dipanggil petugas yang bersangkutan.

Pemilik akun pun mendekat, karena menduga bakal mendapat teguran menyangkut masker. Akan tetapi tak dinyana-nyana, pengunjung perempuan tadi justru dikomentari gaya berpakaiannya yang saat itu ia kenakan.

BACA JUGA: Kasus Covid-19 Dekati 1,2 Juta, Indef Sarankan Pemerintah Pertimbangkan Lockdown

"Jadi aku lagi duduk-duduk sama R**** di pinggiran gitu, terus lama-lama dilihatin sambil di pssst-in gitu. Terus aku mah pura-pura ngga sadar aja sampai dia manggil aku Mbak-mbak gitu. Yo wes aku samperin kan kukira mau ditegur gegara kerumunan atau buka masker. Terus pas aku nyamperin pada ketawa-ketawa gitu sambil bilang -- Mbak abis jatuh ya itu celananya sobek-sobek. Di situ aku udah mau balik lagi karena apa sih enggak jelas lo. Tapi dia suruh cek suhu padahal tadi udah," tulis pemilik akun dalam unggahannya.

Pemilik akun Twitter tersebut juga menceritakan pihaknya juga sempat dicegat petugas Malioboro lainnya di titik yang berbeda. Di situ, oknum petugas malah menyebut salah satu bagian tubuh dari pemilik akun Twitter.