23 Warga Sleman Terdampak Gas Bocor di Bayen, Sampel Air Diuji
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Meningkatnya angka kemiskinan Kabupanten Bantul membuat Dinsos P3A merancangkan sejumlah program guna mengentaskan kemiskinan di 2021. Program graduasi mandiri PKH menjadi salah satu strategi andalan untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Bantul.
Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinsos P3A Bantul, Anwar Nur Fahrudin menyampaikan sejumlah program untuk menekan angka kemiskinan di Bantul telah disiapkan mulai dari program dari Kemensos seperti bantuan program sembako, PKH dan BST. Tidak hanya itu, melalui APBD Bantul sejumlah program seperti bansos rumah tidak layak huni, bantuan graduasi mandiri, bansos perempuan rawan sosial ekonomi pun bakal dijalankan untuk tekan angka kemiskinan.
"Program dari DIY ada bantuan keuangan khusus, berupa bansos usaha ekonomi produktif PKH yang sudah graduasi, dan kelompok usaha bersama," tutur Anwar, Rabu (17/6/2021).
Baca juga: Rekruitmen CPNS dan PPPK 2021 Dibuka April-Mei
Disebutkan Anwar, bantuan graduasi mandiri PKH diharapkan dapat mengurangi jumlah KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dengan gelontoran dana usaha yang terbilang tak sedikit. Menyasar PKH yang memiliki potensi usaha, program graduasi mandiri PKH memberikan modal kepada KPM untuk mengembangkan usahanya. "Bantuan graduasi mandiri PKH itu sasarannya PKH yang diharapkan bisa segera mentas dengan bantuan Rp3 juta untuk usaha," jelasnya.
Jumlah sasaran program graduasi mandiri PKH pun cukup banyak, Anwar menyebutkan ada 600 KPM yang ditargetkan memperoleh bantuan ini.
"Dianggarkan 600 KPM masing-masing mendapat Rp3 juta. Syaratnya harus masih sebagai KPM PKH, sudah punya rintisan usaha, bersedia untuk mundur dari PKH dengan menandatangani surat pernyataan," tandasnya.
Baca juga: Kulonprogo Serius Kembangkan Durian
Anwar optimis target jumlah peserta program graduasi PKH 2021 bisa terlampaui. Dengan tambahan modal usaha senilai Rp3 juta, penerima dana bantuan diharapkan mengembangkan rintisan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan ekonominya. Bila target terlampaui, otomatis sebanyak 600 KPM tidak berstatus lagi miskin dan angka kemiskinan Bantul pun berkurang sesuai jumlah peserta yang mengikuti program. "Minggu depan sudah kami undang [KPM] untuk sosialisasi dan asesmen calon penerima," jelasnya.
Sebelumnya Kepala Bappeda Bantul, Isa Budi Hartomo menyebutkan terjadi kenaikan angka kemiskinan di Kabupaten Bantul pada 2020. Angka kemiskinan di Bantul naik sekitar satu persen dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan angka kemiskinan terjadi dari yang sebelumnya di kisaran 12 persen naik di kisaran angka 13 persen. "Angkanya naik. Kami berupaya di tahun 2021 pemulihan ekonomi dengan panglimanya di sektor kesehatan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Kosti memperluas komunitas sepeda ontel hingga Papua Tengah dan menargetkan generasi muda melalui program kampus dan sekolah.
Perguruan tinggi didorong mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan berjiwa wirausaha untuk menghadapi era Society 5.0.
Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di desa dan menargetkan 30.000 koperasi beroperasi pada Agustus 2026.
Kabupaten Klaten bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional bernama Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.
Kapal induk Prancis Charles de Gaulle bergerak menuju Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan Iran, AS, dan Israel.